Rabu, 31 Mar 2021 12:00 WIB

Vaksinasi Corona Lansia Jalan Lambat, Masih Terkonsentrasi di Kota Besar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Para Lansia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (24/3). Begini ekspresi para Lansia saat disuntik. Vaksinasi lansia. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Vaksinasi Corona untuk kelompok lansia telah dimulai sejak pertengahan Februari 2021 lalu. Namun setelah sebulan berjalan, baru 7 persen lansia yang sudah divaksin dari target 21,5 juta orang.

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan sampai saat ini proses vaksinasi lansia masih terkonsentrasi di kota-kota besar di Indonesia. Pelaksanaan vaksinasi Corona pada lansia juga masih dinilai lambat.

"Target 21,6 juta baru sekitar 1,5 jutaan yang divaksin dan masih terkonsentrasi di kota-kota besar yang melaksanakan vaksinasi lansia seperti Jakarta Pusat, Surakarta, Surabaya, ada juga di kota di Kepulauan Riau yang mendekati 40 persen," kata Maxi dalam dialog di kanal Youtube FMB9, Rabu (31/3/2021).

"Sementara di kota-kota lain cuma 25 persen," lanjutnya.

Maxi mengatakan rendahnya cakupan vaksinasi lansia harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sentra vaksinasi harus dibuat tak hanya di kota-kota besar tapi juga harus menjangkau hingga ke pedesaan.

"Ini memang persoalan komitmen dari pemerintah daerah terutama untuk membantu akses lansia untuk datang ke tempat-tempat vaksinasi," jelasnya.

Dari data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, ada lima provinsi dengan jumlah lansia paling banyak namun capaian vaksinasi masih rendah, antara lain Jawa Barat 4,4 juta lansia dengan capaian 133 ribu, Jawa Tengah 3,1 juta lansia dengan capaian 299 ribu, Jawa Timur 2,5 juta lansia dengan capaian 138 ribu, Sumatera Utara 1,2 juta lansia dengan capaian 35 ribu, dan Banten 1,1 juta lansia dengan capaian 44 ribu.



Simak Video "Cuma Punya 37 Dokter, Bhutan Vaksinasi 470 Ribu Orang dalam 9 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)