Rabu, 31 Mar 2021 16:30 WIB

Soal Misteri Corona, WHO Tak Kesampingkan Kemungkinan Bocor dari Lab Wuhan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Otoritas Negara China mengumumkan bahwa seluruh pasien virus Corona di Wuhan, yang menjadi titik nol pandemi global ini telah dipulangkan dari rumah sakit. Foto: AP Photo
Jakarta -

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk secara yakin bisa mengesampingkan bahwa virus Corona muncul dari laboratorium di Wuhan.

Tedros mengatakan bahwa meskipun kebocoran laboratorium adalah penyebab yang paling kecil kemungkinannya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk 100 persen yakin atas hipotesis tersebut.

"Meskipun tim telah menyimpulkan bahwa kebocoran laboratorium adalah hipotesis yang paling kecil kemungkinannya, hal ini memerlukan penyelidikan lebih lanjut, berpotensi dengan misi tambahan yang melibatkan pakar spesialis, yang siap saya terapkan," kata Tedros dalam konferensi pers Report of the International Team Studying the Origins of SARS-CoV-2, Selasa (30/2/2021).

China belum menanggapi pernyataan terbaru WHO mengenai hal tersebut. Sejak awal, Beijing selalu menepis tuduhan kebocoran virus dari laboratorium di Wuhan.

Untuk menelusuri asal usul virus Corona, tim ahli WHO juga mengunjungi beberapa laboratorium di Wuhan dan mempertimbangkan kemungkinan virus masuk ke populasi manusia akibat insiden laboratorium.

Dalam kesempatan tersebut, Tedros juga menyampaikan bahwa akan mempertimbangkan studi lebih lanjut untuk mempelajari temuan kasus awal, melacak hewan yang dijual di pasar Wuhan, dan mempelajari kembali mengenai inang dan perantara hewan yang potensial.

"Menemukan asal virus membutuhkan waktu dan kami berhutang kepada dunia untuk menemukan sumbernya sehingga kita dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko terjadinya hal ini lagi," pungkas Tedros.



Simak Video "WHO Tak Henti Keluarkan Peringatan soal Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)