Selasa, 06 Apr 2021 21:26 WIB

Badan Obat Eropa: Ada Kaitan Vaksin AstraZeneca dengan Pembekuan Darah Langka

Firdaus Anwar - detikHealth
Ratusan lansia menjalani vaksinasi COVID-19 di kawasan Jakarta Utara. Seperti diketahui, lansia jadi salah satu kelompok prioritas yang menerima vaksin Corona. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) berencana merevisi tinjauan keamanan vaksin COVID-19 AstraZeneca. Hal ini diduga terkait kejadian langka kasus pembekuan darah yang sempat dilaporkan terjadi pada beberapa orang yang menerima vaksin.

Dikutip dari Reuters, juru bicara EMA menjelaskan revisi masih dalam tahap pematangan dan akan diumumkan pekan ini. Rencananya akan dilakukan konferensi pers pada tanggal 7 atau 8 April.

Ketua tim evaluasi keamanan vaksin di EMA, Marco Cavaleri, mengatakan dalam wawancara terpisah ada hubungan jelas antara vaksin dengan kejadian langka pembekuan darah. Hanya saja sampai saat ini penyebab pastinya masih belum diketahui.

"Menurut saya, sekarang kami bisa dengan yakin mengatakan ada kaitan yang jelas dengan vaksin. Namun, kami masih belum tahu apa yang menyebabkan reaksi ini," kata Marco pada media Italia Il Messaggero dan dikutip Selasa (6/4/2021).

Sebelumnya dikatakan tidak ada hubungan antara pemberian vaksin AstraZeneca dengan 44 kejadian pembekuan darah yang dilaporkan di beberapa negara. Hasil investigasi awal tersebut juga menjadi dasar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih merekomendasikan vaksin.

Sebagian regulator obat juga tetap memberikan vaksin AstraZeneca karena alasan manfaatnya dalam mencegah kesakitan yang lebih besar.



Simak Video "Eropa Tegaskan AstraZeneca Aman dengan Catatan Berikut Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)