Rabu, 21 Apr 2021 18:06 WIB

Diabetes dan Hipertensi Bisa Saling Memengaruhi, Ini Penjelasannya

Yudistira Imandiar - detikHealth
diabetes Foto: Shutterstock
Jakarta -

Masih banyak orang belum menyadari diabetes dan hipertensi sesungguhnya berkaitan erat. Meskipun diabetes lebih sering dikaitkan dengan gula, sedangkan hipertensi umumnya berhubungan dengan garam berlebih, kedua masalah kesehatan tersebut nyatanya punya keterkaitan.

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Menurut International Diabetes Federation, kadar gula darah yang tidak dikontrol berisiko menimbulkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang dapat berakibat fatal.

Sementara itu, hipertensi adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya tekanan darah (batas tekanan darah normal yaitu di bawah 120/80 mmHg). Tak kalah berbahaya dengan diabetes, American Heart Association menyebut tekanan darah tinggi yang tidak dikontrol juga berkaitan erat dengan penyakit jantung, stroke, dan gangguan kesehatan lainnya.

Diabetesi ternyata memiliki risiko tinggi untuk mengalami hipertensi. Data pada jurnal Hypertension tahun 2018 menunjukkan diabetesi memiliki risiko terkena hipertensi hingga 3 kali lipat lebih tinggi dari orang tanpa diabetes.

Journal of Human Hypertension volume 34 mengulas risiko hipertensi pada diabetes diduga berkaitan dengan kondisi hiperinsulinemia serta tingginya peradangan dan kerusakan oksidatif yang umum teramati pada diabetesi. Namun, fenomena tersebut masih dalam kajian lebih lanjut.

Kaitan antara diabetes dan hipertensi pun diduga tidak hanya bersifat satu arah. Terdapat data yang menunjukkan bagaimana tekanan darah tinggi ternyata juga berkaitan dengan insiden diabetes yang lebih tinggi. Sebuah review pada Journal of the American College of Cardiology menunjukkan bahwa kenaikan tekanan darah berkaitan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi. Meskipun teramati adanya peningkatan insiden diabetes seiring dengan lebih tingginya tekanan darah, penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahui apakah benar hipertensi menyebabkan diabetes secara langsung.

Konsumsi gula dan garam berlebih meningkatkan risiko terjangkit diabetes dan hipertensi sekaligus. Contohnya, banyak kecap dan sambal. Kedua bahan masakan favorit ini sesungguhnya tidak hanya tinggi gula tapi juga tinggi garam.

Untuk menghindari risiko diabetes dan hipertensi, ganti kecap Anda dengan Tropicana Slim Kecap Manis yang diproses tanpa gula pasir dan lebih rendah garam, sehingga aman dikonsumsi untuk diet dan diabetes. Lengkapi juga dengan Tropicana Slim Kecap Asin yang memberikan cita rasa gurih dan nikmat, namun rendah garam.

Bagi Anda yang suka sambal, tersedia Tropicana Slim Sambal Terasi yang diracik dengan cabai segar berkualitas dan gurihnya terasi pilihan sehingga makan jadi lebih nikmat dan bercita rasa, tanpa perlu khawatir karena diformulasi tanpa gula pasir dan lebih rendah garam. Dengan jaga asupan gula dan garam, kita bisa tekan risiko diabetes dan hipertensi.



Simak Video "Indonesia Masuk Tiga Besar Negara dengan Angka Prediabetes Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/up)