Kamis, 22 Apr 2021 18:06 WIB

Simak! Ini Gejala Awal Orang yang Terkena COVID-19

Ayunda Septiani - detikHealth
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hadirkan laboratorium mini-layanan tes swab antigen bagi para pegawai. Hal itu dilakukan guna cegah COVID-19. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gejala awal orang yang terkena COVID-19 bisa berbeda-beda, bahkan ada yang tidak bergejala. Namun ada beberapa gejala awal virus Corona yang biasa muncul saat terinfeksi COVID-19.

Saat orang terinfeksi Corona, butuh 2 hingga 14 hari untuk timbul gejala. Masa inkubasi virus Corona diketahui sekitar 5 hingga 6 hari.

Menurut Organisasi Kesehatan DUnia (WHO), gejala awal orang yang terkena COVID-19 yang muncul bisa beragam, mulai ringan hingga berat dan muncul beragam. Menurut The Lancet, biasanya tubuh butuh 7 hari sampai seseorang mulai mengalami gejala berat dan dirawat di rumah sakit.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) Amerika Serikat mengatakan orang dengan COVID-19 dapat memiliki gejala, yang biasanya diawali dengan batuk kering dan sesak napas.

Dikutip dari laman Medical News, berikut gejala awal orang yang terkena COVID-19 yang muncul.

1. Batuk kering

Batuk kering yang dimaksud adalah batuk yang tidak menghasilkan lendir. Menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris Raya, jika seseorang menyadari bahwa mereka merasa batuk selama lebih dari satu jam, atau mereka mengalami tiga atau lebih episode batuk dalam satu hari, mereka mungkin terkena virus Corona.

2. Sesak napas

Gejala yang kedua adalah sesak napas. Sesak napas menjadi perasaan subjektif. Namun, bagi mereka yang mengalami sesak napas mungkin menggambarkannya seolah-olah mereka tercekik, atau tidak bisa bernapas.

3. Demam

Menurut sebuah studi, sekitar 55,4 persen pasien Corona mengalami gejala demam. Suhu tubuh berkisar 37 derajat celcius. Seseorang yang demam akan merasa panas jika disentuh dada atau punggungnya.

4. Anosmia

Gejala awal orang yang terkena COVID-19 yang terakhir adalah anosmia, anosmia atau kehilangan indera penciuman dan perasa menjadi gejala umum dengan kasus positif COVID-19. Ada lebih 60 persen pasien yang melaporkan anosmia sebagai salah satu gejala yang mereka alami selama positif virus Corona COVID-19.

Pada kasus COVID-19 yang parah, gangguan indra penciuman mereka juga bisa membuat seseorang kehilangan nafsu makan, kehilangan nutrisi, juga menghadapi kesulitan beradaptasi dengan selera makanan.



Simak Video "Reaksi Kulit yang Bisa Terjadi Pada Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)