Sabtu, 24 Apr 2021 07:37 WIB

Atta Halilintar Kena Corona 2 Kali, Ini Cara Cegah Reinfeksi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Atta Halilintar menjadi Anggota IMI Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Youtuber Atta Halilintar mengumumkan dirinya positif Corona. Ia menyarankan semua orang yang pernah kontak dengannya untuk segera melakukan tes COVID-19.

"Ya Allah Shock!! Aku positif COVID-19 lagi untuk kedua kalinya... Setelah swab test untuk besok kerja terbang ke Solo...Ternyata hasilnya positif," tulis Atta di halaman Instagram pada Kamis (22/4/2021).

Atta diketahui sudah pernah positif Corona sebelum menikah dengan Aurel Hermansyah. Mereka yang pernah terinfeksi diketahui bisa mengembangkan imunitas terhadap virus Corona secara alami.

Hanya saja ada beberapa kasus di mana penyintas COVID-19 bisa kembali positif atau mengalami reinfeksi. Salah satu penyebabnya yakni antibodi yang menurun.

Dikutip dari laman resmi Center for Disease Control and Prevention (CDC), kasus reinfeksi sangat mungkin terjadi. Namun para peneliti masih terus mempelajari lebih lanjut mengenai COVID-19. CDC tengah mempelajari mengenai:

- Seberapa besar kemungkinan reinfeksi
- Seberapa sering reinfeksi terjadi
- Seberapa parah kasus reinfeksi
- Siapa yang berisiko lebih tinggi mengalami reinfeksi
- Jika seseorang dapat menularkan COVID-19 saat reinfeksi

CDC sejauh ini aktif untuk mempelajari lebih lanjut mengenai infeksi ulang. Tetapi cara terbaik untuk melindungi diri dari ancaman reinfeksi yakni dengan:

- Memakai masker di tempat umum
- Jaga jarak minimal 2 meter dari orang lain
- Rutin cuci tangan
- Hindari tempat ramai dan jangan berkerumun

Perlu dicatat bahwa penyintas Corona tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan meski memiliki antibodi alami. Sebab bukti klinis saat ini menunjukkan bahwa kekebalan alami setelah COVID-19 bertahan setidaknya selama 6-8 bulan.

Meski begitu, setiap orang dapat menunjukkan respons yang berbeda, dan mengalami penurunan kekebalan berbeda pula.



Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)