Kamis, 29 Apr 2021 20:35 WIB

Gojek Gaet Pemprov DKI-Halodoc Gelar Vaksinasi Terbesar bagi Driver

Inkana Putri - detikHealth
Gojek Foto: Gojek
Jakarta -

Gojek bersama Halodoc dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi menggelar kegiatan vaksinasi bagi puluhan ribu mitra driver di Jakarta. Dilaksanakan di Kemayoran, Jakarta Pusat dan West One City Cengkareng, Jakarta Barat mulai 29 April 2021, kegiatan ini akan melayani hingga 1.500 dosis vaksin untuk mitra driver per harinya.

"Keamanan layanan selalu menjadi prioritas kami, apalagi di tengah masa pandemi. Sejak awal Gojek terus proaktif terlibat dalam program percepatan vaksinasi COVID-19 pemerintah di berbagai daerah di Indonesia. Hari ini merupakan momen yang penting karena puluhan ribu mitra driver Gojek mulai bisa mendapatkan vaksin, berkat kerjasama serta dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Halodoc," ujar Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/4/2021).

Selain Jakarta, Kevin menyebut vaksinasi bagi mitra driver Gojek telah berjalan di belasan kota lain di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, Gojek pun turut menggandeng Halodoc serta otoritas pemerintah di tingkat daerah. Kevin berharap upaya ini dapat membantu pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah yang telah mengikutsertakan mitra driver kami sebagai salah satu kelompok yang menerima vaksinasi di awal. Amanah ini kami jawab dengan memberikan pelayanan terbaik untuk memudahkan masyarakat saling bertransaksi satu sama lain memenuhi kebutuhannya dengan aman. Sehingga, keberadaan Gojek dan mitra-mitranya secara jangka panjang dapat turut berkontribusi kepada aktivitas pemulihan ekonomi pasca-pandemi," jelas Kevin.


Merespons hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara virtual mengapresiasi upaya Gojek dalam kegiatan vaksinasi ini. Hal ini mengingat para mitra driver Gojek berperan penting dalam membantu menggerakkan perekonomian.

"Selama masa pandemi, mitra Gojek menjadi para pahlawan yang menyambungkan layanan berbagai aspek, khususnya logistik yang sangat mendasar bagi warga Jakarta. Sehingga tetap berada di rumah, tapi tetap bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang punya dampak perekonomian," ungkapnya.

Tak hanya itu, Anies pun turut mengingatkan para mitra driver Gojek untuk tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin.

"Walaupun sudah divaksin, tetap jaga protokol kesehatan. Tetap pakai masker, tetap jaga jarak, tetap cuci tangan secara rutin," ucapnya.

Senada dengan Anies, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Ahmad Yani menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap Gojek. Melalui pelaksanaan vaksinasi ini, ia berharap dapat segera terwujud Indonesia yang lebih sehat.

"Kita punya target khusus untuk memberikan vaksinasi kepada masyarakat secara masif, salah satunya dengan kolaborasi bersama Gojek dan Halodoc. Kami di Kementerian Perhubungan mendukung, mengapresiasi yang dilakukan Gojek, Halodoc, RS Hermina, dan PPK Kemayoran. (Dengan vaksinasi ini), kita sama-sama menuju ke Indonesia sehat, (sehingga) kita akan sampai pada satu titik dimana perekonomian kita bisa lebih baik dari sekarang," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, CEO & Co-Founder Halodoc, Jonathan Sudharta menjelaskan akan terus berkontribusi dalam pencegahan dalam upaya pengentasan COVID-19 di Indonesia. Salah satunya melalui penyediaan fasilitas vaksinasi drive thru.

Sejak diresmikan bulan lalu, Jonathan menyebut pos pelayanan vaksinasi COVID-19 dari Halodoc dan Gojek telah memfasilitasi proses vaksinasi yang aman, tertib, dan nyaman. Adapun rata-rata waktu pelayanan hanya satu jam mulai dari kedatangan hingga selesai vaksinasi.

"Hingga kini, seluruh pos pelayanan kami telah memfasilitasi hampir 90.000 vaksinasi. Dengan kolaborasi yang semakin solid bersama Gojek dan pemerintah setempat, kami berharap bisa memfasilitasi lebih banyak kelompok masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 guna mendukung terciptanya kekebalan kelompok di Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gojek menghadirkan tenaga kesehatan terpercaya dari Rumah Sakit Hermina guna menanggulangi adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Gojek juga menyediakan fitur GoMed bagi mitra driver untuk berkonsultasi dengan atau mengakses layanan kesehatan.

Gojek juga mendukung percepatan vaksinasi melalui LOKET bersama Kemenkes untuk mengatur pendataan peserta vaksinasi di berbagai kota di Indonesia. Hingga April 2021, layanan ini telah menjangkau lebih dari 150.000 peserta vaksinasi.

Di saat bersamaan, Gojek juga menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kepercayaan dan rasa aman masyarakat pengguna layanan melalui teknologi yang dapat menginformasikan status vaksinasi mitra driver kepada para pelanggan.



Simak Video "Gojek 'Cancel' Lebih dari 700 Ribu Order Penumpang Tak Bermasker!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)