Jumat, 30 Apr 2021 06:00 WIB

Bikin Nggak Habis Thinking! Ini Alasan Psikologis Orang Percaya Babi Ngepet

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
portrait of a two pig. effect of an old black and white film with grain Foto: Getty Images/iStockphoto/zayatssv
Jakarta -

Viral cerita penangkapan babi ngepet di Depok yang belakangan dipastikan polisi cuma hoax. Rupanya, sang ustaz yang mengarang cerita tersebut membeli babi di toko online agar dirinya bisa terkenal usai mengaku-ngaku berhasil menangkap babi ngepet.

Tak sedikit warga yang langsung percaya fenomena babi ngepet meskipun kerap dipastikan hal semacam ini tidak mungkin terjadi. Psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center menyebut ada beberapa kemungkinan penyebab di balik kepercayaan fenomena babi ngepet.

Pertama, cara berpikir seseorang. Menurut Rahma, cara berpikir logis setiap orang tentu berbeda, ada sebagian orang tak terbiasa berpikir kritis, tanpa ingin mencari tahu informasi lebih lanjut.

Pada akhirnya, orang tersebut hanya 'menelan' mentah-mentah dan ikut termakan informasi hoax.

"Ada juga kepercayaan keluarga atau lingkungan yang ditanamkan sehingga menginternalisasi sebagai keyakinan," beber dr Rahma menjelaskan alasan lainnya, saat dihubungi detikcom Kamis (29/4/2021).

Alasan lainnya, disebut Rahma sama seperti motif sang ustaz yang membuat hoax penangkapan babi ngepet di Depok. Disebutnya, bentuk perilaku mencari perhatian atau mencari keuntungan tertentu juga bisa menjadi dasar pertimbangan kepercayaan mereka.

Selain itu, lingkungan bergaul dan wawasan seseorang berpengaruh besar sebagai faktor persepsi mereka terkait fenomena babi ngepet. Diberitakan sebelumnya, kronologi hoax cerita penangkapan babi ngepet sudah direncanakan para pelaku juha-jauh hari.

"Tersangka ini bekerja sama dengan kurang-lebih delapan orang, mengarang cerita tersebut, seolah-olah babi ngepet itu benar. Ternyata itu rekayasa tersangka dan teman-temannya," jelas Kapolresta Depok Kombes Imran Siregar.

Kepada warga, Adam Ibrahim menggambarkan babi ngepet itu berkalung dan kepalanya diikat tali merah. "Tersangka merekayasa dengan memesan secara online seekor babi dari pencinta binatang," lanjutnya.



Simak Video "Fakta Soal Mata Bengkak Gara-gara Sering Main Handphone"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)