Senin, 10 Mei 2021 09:00 WIB

Tips Gali Potensi dan Minat Anak untuk Raih Cita-cita

Inkana Putri - detikHealth
dancow Foto: dancow
Jakarta -

Setiap anak tentu punya potensi dan mintanya tersendiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menggali keduanya agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak berprestasi dan meraih cita-cita.

Dipl. Edu. Montessori, Damar Wijayanti menyampaikan ada beberapa hal penting yang perlu dilakukan orang tua dalam menggali potensi dan minat anak. Salah satunya dengan melakukan observasi terhadap aktivitas anak.

"Ada beberapa cara yang pertama kita harus melakukan observasi. Jadi, kalau anak sedang asyik bermain sesuatu kita nggak perlu ganggu dan tanya di saat itu. Tapi kita lihat ekspresinya, apakah matanya berbinar, apakah dia sangat fokus saat itu. Kalau tanda-tanda itu terjadi, berarti dia punya minta di situ," jelas Damar dalam acara Dancow Parent Fest Vol. 3, Sabtu (8/5/2021).

Lebih lanjut Damar menjelaskan untuk mengetahui potensi dan minat anak, orang tua juga perlu menanyakan soal aktivitas yang anak lakukan. Jika anak semangat menceritakan aktivitasnya, hal ini menandakan anak punya potensi atau minta dalam bidang tersebut.

"Nah, waktu bertanya pun usahakan gunakan teknik mirroring. Jadi, saat anak bertanya sesuatu kita cuma bilang 'oh iya gitu ya'. Jadi, kita tidak mengarahkan ke hal lain karena itu artinya menjalankan perbincangan yang kita interest bukan anaknya yang interest," ungkapnya.

"Jadi, kalau misalnya anak punya interest lebih lanjut berarti dia punya interest. Tapi kalau dia lanjut ke cerita lain, berarti minatnya di hal lain. Dan kalau selama cerita matanya berbinar, kita bisa melihat kalau interest di situ. Jadi ekspresi muka anak mengungkapkan segalanya," imbuhnya.

Dalam mempraktekan hal ini, Damar pun mengungkapkan orang tua tak perlu terburu-buru untuk menanyakan kepada anak. Ia mengatakan sebaiknya tunggu hingga anak selesai beraktivitas.

"Biasanya orang tua gatel pengen tanya-tanya, jadi yang tadinya anak bisa fokus pada kegiatan ini malah terdistraksi. Jadi, cukup diperhatikan dari jauh," katanya.

Di samping itu, orang tua juga perlu membiarkan anak bereksplorasi. Damar mengatakan hindari membatasi ruang gerak anak atau memaksa anak untuk melakukan hal-hal sesuai keinginan orang tua.

"Biasanya kalau orang tua kalau tidak suka dengan satu hal, terus anak dibatasi. Jadinya anak tidak mengenal potensi tersebut, padahal bisa jadi potensinya ada di situ," paparnya.

"Orang tua kemungkinan punya cita-cita yang tak tercapai sehingga memaksakan kepada anak. Padahal mungkin ia punya minat lain," ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Cindiawaty Josito Pudjiadi mengatakan orang tua juga perlu memperhatikan gizi. Pasalnya, gizi yang baik akan berdampak terhadap tumbuh kembang anak. Dengan demikian, ia bisa terus menggali minat dan bakatnya.

"Saat masa perkembangan dan pertumbuhan, (nutrisi anak) harus dipenuhi. Jadi, ada sumber protein, karbohidrat, sayur, protein, dan lemak. Nah, itu bisa dimaksimalkan dengan susu. Jadi, buka bisa diberi susu dan sahur juga diberi susu," jelasnya.

Di sisi lain, istri dari komedian Denny Cagur, Shanty Denny mengungkapkan pentingnya bagi orang tua untuk menggali potensi anak. Oleh karena itu, dirinya pun mengajak kedua anaknya, Abi dan Arsa untuk belajar sekaligus bermain di Kidzania sehingga lebih paham soal minatnya.

"Jadi, sengaja saya ajak ke sini biar mereka bisa mengenal profesi dan karakteristiknya. Apalagi anak-anak di usia Abi, perlu digali potensinya, jadi dia lebih tau lagi. Jadi, kita bisa lebih jelas arahinnya," katanya

Tak hanya itu, Shanty juga melengkapi kebutuhan nutrisi anaknya salah satunya dengan memberikan Abi susu dua gelas setiap harinya.

"Jangan lupa untuk memberikan makanan bernutrisi dan jaga daya tahan tubuh anak dengan minum gelas 2 susu Dancow Fortigro," tandasnya.

(ega/ega)