Jumat, 14 Mei 2021 19:55 WIB

Round Up

AS Sudah Copot Masker, Singapura Malah Lockdown Diamuk COVID-19

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Used medical masks against coronavirus in trash can. Corona virus or covid-19 finish concept. Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Julia_Sudnitskaya)
Jakarta -

Amerika Serikat makin melonggarkan aturan pakai masker dan jaga jarak. Di sisi lain, Singapura malah harus memperketat lockdown karena angka penularan COVID-19 naik lagi.

Dilonggarkannya aturan pakai masker dan jaga jarak di Amerika Serikat diumumkan oleh The Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Bagi yang sudah vaksinasi penuh, tidak wajib pakai masker dan jaga jarak sekalipun di dalam ruangan.

Warga AS dikategorikan sudah vaksinasi penuh antara lain jika:

  • Sudah 2 pekan setelah dosis kedua pemberian vaksin Corona 2-dosis seperti Pfizer dan Moderna
  • Sudah 2 pekan setelah pemberian dosis tunggal vaksin Corona seperti Johnson & Johnson.

Namun pelonggaran ini disertai sejumlah catatan. Ketika berada di transportasi umum, masker tetap harus digunakan. Demikian juga jika tempat kerja masih mengharuskan pakai masker, maka tetap harus dipatuhi.

Sementara itu, Singapura mengumumkan lockdown ketat mulai Minggu (16/5/2021). Berbagai aktivitas akan dibatasi, antara lain pertemuan maksimal hanya boleh melibatkan dua orang dan tidak boleh makan di restoran.

Pemberlakuan lockdown ketat yang direncanakan akan berlangsung 4 pekan sampai Minggu (13/6/2021) tersebut antara lain dipicu peningkatan kasus penularan COVID-19 akhir-akhir ini. Klaster Changi Airport menjadi salah satu penyumbang terbanyak.



Simak Video "Warga AS Khawatir dengan Aturan Tak Wajib Pakai Masker Usai Vaksinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)