Kamis, 20 Mei 2021 19:45 WIB

Benarkah Ada Transmisi Lokal Varian Baru COVID-19 di DKI? Ini Kata Kemenkes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Coronavirus Outbreak and Public Health Risk Disease, Lockdown and Quarantine, State Of Emergency Concepts Varian Corona India B1617. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/goc)
Jakarta -

Sejumlah kasus varian baru Corona India B1617 sudah teridentifikasi di Indonesia. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan sudah ada sepuluh kasus Corona India B1617, salah satunya ditemukan di DKI Jakarta.

Corona India mutan ganda yang ditemukan di Jakarta merupakan kasus transmisi lokal Corona. Artinya, kasus tersebut ditemukan pada seseorang yang tak memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

"(Varian B1617) 10 kasus. Di Jakarta satu kasus," kata dr Nadia pada detikcom, Kamis (20/5/2021).

Diketahui, pasien dari DKI Jakarta tersebut berkerja sebagai tenaga kesehatan.

"DKI itu kasusnya tidak ada perjalanan keluar negeri," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan Kemenkes sejak Januari hingga 19 Mei 2021, belum ada penambahan kasus Corona India B1617.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran varian baru Corona di DKI, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan akan menargetkan vaksinasi di tempat yang menjadi transmisi lokal mutasi virus.

"Vaksinasi dilakukan juga kepada RW yang terdapat transmisi lokal terhadap mutasi virus varian baru seperti B1617," ujarnya dalam dialog yang disiarkan oleh Forum Merdeka Barat 9, Selasa (18/5/2021).



Simak Video "Alasan WHO Tetapkan Corona India B1617 Sebagai 'Variant of Concern'"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)