Jumat, 21 Mei 2021 05:27 WIB

Kapan Pandemi Corona Berakhir? Pakar IDI Ingatkan Kemungkinan Jadi Endemik

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan melakukan swab antigen kepada pemudik di kawasan hunian vertikal Apartemen Gading Nias, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (20/5). Ilustrasi tes Corona (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Corona di Indonesia belum usai, beberapa negara yang sebelumnya dinilai sukses mengatasi wabah Corona juga kembali mencatat lonjakan kasus. Singapura, Malaysia, Taiwan, hingga India yang diserang gelombang baru 'tsunami' Corona.

Hal ini kerap memicu pertanyaan, sebenarnya kapan Corona berakhir? Apakah masyarakat bisa kembali ke aktivitas normal seperti sebelum pandemi COVID-19?

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban menuturkan, mungkin saja Corona tak akan pernah hilang. Ia tak menutup kemungkinan kasus Corona bisa berakhir seperti flu musiman.

"Ya saya jawab, kemungkinannya bersifat 'permanen'. Dalam arti tidak akan hilang. Skenarionya itu, bisa menjadi endemik atau seperti flu musiman, tapi masih bisa merenggut nyawa," cuitnya dalam akun pribadi, dikutip Kamis (20/5/2021), atas izin yang bersangkutan.

Soal endemik yang disinggung Prof Zubairi, pakar epidemiologi Universitas Griffith Australia Dicky Budiman juga pernah menjelaskan seberapa besar kemungkinan Corona menjadi endemik di Indonesia. Kata dia, wilayah yang sulit mencapai angka reproduksi di bawah satu memiliki kemungkinan lebih besar, wabah COVID-19 nantinya menjadi endemik.

"Dia tidak pernah atau sulit mencapai di bawah 1, walaupun itu bisa terjadi di beberapa wilayah di bawah 1 ya, bahkan seperti di Australia," kata Dicky.

Terlebih di tengah sistem kesehatan yang buruk, dan mutasi Corona yang terus bermunculan, potensi Corona menjadi endemik kian besar. Lantas bagaimana dengan herd immunity?

Menurut Prof Zubairi, herd immunity pun tidak akan tercapai di waktu dekat. Kondisi Corona di Indonesia, masih jauh dari target kekebalan yang dibutuhkan, yaitu 70 persen.

"Yang jelas tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Tingkat kekebalan yang diperlukan untuk mencapai itu di angka 70 persen dan kita masih jauh. Apakah ada contoh virus yang telah mencapai herd immunity? Ada. Contohnya virus penyebab cacar: variola," tegas Prof Zubairi.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)