Minggu, 23 Mei 2021 17:31 WIB

Mengenal Virus Corona Baru yang Ditemukan di Malaysia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Otoritas Malaysia melaporkan total kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya telah melampaui 10 ribu kasus. COVID-19 di Malaysia. (Foto: AP/Vincent Thian)
Jakarta -

Para ilmuwan mengungkapkan adanya temuan virus Corona baru pada pasien di Malaysia. Pasien tersebut diidentifikasi tertular virus tersebut dari seekor anjing.

Mereka menganalisis 103 sampel yang dikumpulkan pada 2017 dan 2018 dari pasien pneumonia yang dirawat di Sarawak, Malaysia. Hasilnya, mereka menemukan bahwa delapan dari 103 sampel positif mengidap virus Corona anjing baru.

"Saya pikir ada yang salah... Virus Corona pada anjing diperkirakan tidak menular ke manusia. Ini tidak pernah dilaporkan sebelumnya," kata Dr Anastasia Vlasova, ahli virologi dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Negeri Ohio, dikutip dari Live Science, Minggu (23/5/2021).

Namun, setelah mencoba menumbuhkan virus Corona di laboratorium, virus ini mengandung segmen materi genetik dari virus Corona kucing dan babi, yang dikenal sebagai rekombinasi yang biasa terlihat pada virus Corona anjing. Mayoritas genome yang ditemukan adalah canine coronavirus atau CCoV-HuPn-2018.

Menariknya, virus Corona baru ini juga memiliki mutasi yang belum pernah terlihat pada virus Corona anjing sebelumnya. Tetapi, mutasi itu serupa dengan yang ada pada SARS-CoV-2 (COVID-19) dan SARS-CoV-1 yang menyebabkan sindrom pernapasan akut atau SARS.

Mutasi ini terjadi pada salah satu protein struktural virus yang dikenal sebagai protein N. Para peneliti berencana untuk melakukan lebih banyak penelitian ke depannya.



Simak Video "Sebaran Varian Corona Inggris-India di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)