Senin, 24 Mei 2021 11:07 WIB

60 Persen Pasien 'Jamur Hitam' di India Kehilangan Satu Matanya

Ayunda Septiani - detikHealth
Belum usai hadapi tsunami Corona dan jamur hitam, India kembali dihadapkan pada ancaman baru yakni jamur putih. Apa itu infeksi jamur putih? Infeksi jamur hitam melanda di antara pasien Corona di India. (Foto: AP Photo/Mahesh Kumar A)
Jakarta -

Hingga saat ini India belum sepenuhnya pulih dari wabah virus Corona. Kini, muncul penyakit baru yang menyerang bersamaan dengan virus mematikan, yaitu infeksi jamur hitam atau mucormycosis.

Dikutip dari laman The Sun, sekitar 60 persen pasien yang dirawat di rumah sakit terpaksa menjalani pengangkatan satu mata akibat infeksi mengerikan ini.

Kondisi langka ini disebabkan oleh jamur mucor yang dapat membunuh orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Penyakit ini menyebabkan mata kabur, nyeri dada, dan kesulitan bernapas.

Salah satu pasien, Anil Wankhede (54), mengalami sakit kepala dan mata kanan bengkak setelah keluar dari rumah sakit karena COVID-19.

Ia pun tidak mencari bantuan lebih lanjut karena saudaranya telah membayar perawatannya.

"Saya tak ingin merepotkan saudara saya lagi dengan masalah baru. Dia telah melakukan banyak hal untuk saya."

Namun, sepuluh hari setelah dia terinfeksi jamur, Anil diberitahu dr Akshay Nair bahwa mata kanannya harus diangkat dan sinusnya juga diambil.

"Jika kita tidak menghilangkan seluruh isinya, bersama dengan semua jaringan, saraf dan kelopak mata, infeksi dapat menyerang otak," jelas dokter sembari mengatakan pada tahap itu ia tak bisa menyelamatkan hidup mereka.

Media setempat melaporkan setidaknya 7.250 kasus mucormycosis telah ditemukan di seluruh India pada 19 Mei.

"Dalam pertempuran kami ini, tantangan baru lain dari jamur hitam juga muncul," jelas Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Jumat lalu.

India memiliki jumlah kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia dan telah melaporkan sekitar 250.000 infeksi dan 4.000 kematian setiap hari.



Simak Video "Keterkaitan COVID-19 dengan Ledakan Kasus 'Jamur Hitam' di India"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/fds)