Senin, 31 Mei 2021 13:15 WIB

Picu Kerumunan, Portugal Wanti-wanti 'Klaster Corona Final Liga Champions'

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Insiden yang melibatkan suporter terjadi menjelang laga final Liga Champions. Fans Manchester City dan Chelsea saling bentrok di Porto, Portugal. Portugal mewanti-wanti timbulnya lonjakan COVID-19 usai laga final Liga Champions. (Foto: AP/Luis Vieira)
Jakarta -

Otoritas kesehatan Portugal meminta semua orang yang mengikuti perayaan final Liga Champions, antara Chelsea dan Manchester City, untuk saling memantau gejala Corona dan menghindari kontak fisik dengan orang lain selama 14 hari ke depan.

Pasalnya, ada begitu banyak kerumunan yang terjadi dalam beberapa hari menjelang laga final antara kedua klub sepak bola tersebut pada Sabtu (29/5/2021) di Stadion Drag√£o, Porto, Portugal. Disebutkan, mayoritas para pendukung tidak menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dikutip dari Channels News Asia, ada sekitar 16.500 penggemar yang diizinkan untuk menonton langsung di dalam stadion. Namun, bagi yang tidak diizinkan masuk, mereka mendukung tim kesayangannya dari luar stadion.

Kekhawatiran pun berlanjut ketika laga final selesai dengan Chelsea sebagai pemenangnya. Para pendukung langsung memadati jalanan di Porto untuk merayakan kemenangan.

Oleh karenanya, Portugal khawatir hal ini akan memicu penyebaran virus Corona. Meski para penggemar yang sebagian besar berasal dari inggris ini telah dimintai hasil negatif tes COVID-19, namun tetap saja potensi penularan bisa terjadi.

Dalam sebuah pernyataan, otoritas kesehatan di Portugal mengatakan bahwa mereka yang berada di 'zona penggemar' atau di sekitar area perayaan berlangsung harus saling memantau gejala Corona, seperti demam, batuk, dan hilang indra perasa atau penciuman.

"Kemudian mengurangi kontak selama 14 hari ke depan dan secara ketat mengikuti langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga jarak sosial dan mengenakan masker," ucap otoritas tersebut.

Rekomendasi ini dibuat karena tingginya jumlah penggemar antara Chelsea dan Manchester` City di Porto, yang tidak mematuhi aturan penanganan COVID-19.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)