Senin, 31 Mei 2021 13:43 WIB

Hasil Tes Pastikan Para Nakes Cilacap Tak Terpapar Corona Varian India

Arbi Anugrah - detikHealth
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render Ilustrasi virus Corona (Foto: Getty Images/BlackJack3D)
Cilacap -

Hasil pemeriksaan genome sequencing terhadap nakes RSUD Cilacap di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta telah keluar. Hasilnya, nakes di Cilacap bukan terpapar virus Corona atau COVID-19 varian India B1617.2 yang menginfeksi ABK asal Filipina, namun varian lokal.

"Sudah ada berita dari Lab Mikrobiologi UGM, bahwa hasil pemeriksaan genome sequencing para nakes RSUD yang diduga terpapar ABK Filipina, bukan varian India. Jadi bukan varian B 1617.2 seperti ABK. Para nakes terpapar virus varian lokal Indonesia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi kepada wartawan, Senin (31/5/2021).

Dia mengatakan jika hingga saat ini belum ditemukan adanya transmisi lokal yang terjadi dari 14 ABK MV Hilma Bulker yang sempat dirawat di RSUD Cilacap. Bahkan hingga menyebabkan satu diantara para ABK tersebut meninggal dunia.

"Sejauh ini, tidak ada transmisi lokal dari varian India yang menginfeksi para ABK tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk ABK yang menjalani perawatan di RSUD Cilacap, dari 13 ABK, tersisa empat orang. Sembilan diantaranya telah sembuh dan dipulangkan ke negaranya melalui kedutaan besar Filipina.

"Sekarang tinggal 4 awak kapal yang dirawat. Kondisinya juga membaik. Hanya tinggal menunggu hasil evaluasi PCR saja," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan kapal MV Hilma Bulker membawa gula rafinasi dan bertolak dari India pada 14 April lalu dan sempat tertahan di perairan Cilacap, Jawa Tengah pada Minggu (25/4).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kesehatan Pelabuhan (KKP) Cilacap, dari sekitar 20 Anak Buah Kapal (ABK) asal Filipina, 14 diantaranya terkonfimasi positif COVID-19. Bahkan, satu ABK meninggal setelah menjalani perawatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, telah mendapatkan hasil varian virus Corona atau COVID-19 yang menginfeksi ABK kapal MV Hilma Bulker. Berdasarkan genome sequencing Balitbangkes Kemenkes RI, varian virus COVID-19 yang menginfeksi para ABK adalah varian India B1617.

"Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI diketahui bahwa virus yang menginfeksi 13 ABK Filipina yang terkonfimasi positif COVID-19 adalah varian India B1617," kata Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji kepada wartawan di Cilacap, Sabtu, (22/5/2021).



Simak Video "Mutasi COVID-19 Melonjak, Inggris Tambahkan India ke Daftar Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(arb/up)