Senin, 07 Jun 2021 17:50 WIB

Klaster Corona Pasca Libur Lebaran Bertambah, Catat Sebarannya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sebanyak 80 warga yang bermukim di RT 03 RW 03 Cilangkap, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Gang jalan di permukiman tersebut di-lockdown sementara. Ilustrasi klaster Corona. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah mencatat sedikitnya ada 10 klaster Corona yang terjadi selama kegiatan Ramadhan dan Lebaran 2021 di Pulau Jawa. Namun, saat ini sudah ada 11 klaster Corona yang terdeteksi.

Klaster tersebut diketahui berasal dari beberapa wilayah di Pulau Jawa, seperti Banyumas, Banyuwangi, hingga DKI Jakarta. Sejumlah klaster itu terdiri dari klaster tarawih, halal bihalal, hingga imbas dari pelaku perjalanan.

Melihat hal ini, Direktur Jenderal bina administrasi kewilayahan Dr Safrizal ZA, Msi mengatakan perlu adanya intervensi yang bersinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi.

"Dengan beberapa catatan-catatan klaster baru yang perlu intervensi yang bersinergi, baik dari pemerintah kemudian pemerintah provinsi terhadap kabupaten dan kota dimana terbentuk klaster-klaster akibat dari pasca ramadan, kemudian pasca lebaran serta liburan," katanya dalam koordinasi Satgas COVID-19, Senin (7/6/2021).

Berikut rincian 11 klaster Corona di Pulau Jawa selama kegiatan Ramadhan dan Lebaran 2021, yang telah tercatat oleh Satgas COVID-19.

1. Kasus berkaitan dengan Pemudik dari Jakarta

Total kasus: Seorang kakek di Klaten, 1 keluarga di Cianjur, rombongan pemudik di Cilacap, dan balita terinfeksi di Garut.

2. Klaster halal bi halal Jakarta Timur

- Lokasi: di 16 rumah di RT 03/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
- Total kasus: 51 orang.

3. Klaster halal bi halal Jakarta Timur

- Lokasi: RT 06/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.
- Total kasus: 30 orang.

4. Klaster tarawih di Banyumas

- Lokasi: Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Timur.
- Total kasus: 7 orang

5. Klaster tarawih di Banyumas

- Lokasi: Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Timur.
- Total kasus: 33 orang.

6. Klaster tarawih di Pati

- Lokasi: Perumahan RSS Sidokerto, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
- Total kasus: Dari 220 orang yang diswab, sebanyak 56 orang positif.

7. Klaster pemudik di Pati

Total kasus: 39 orang.

8. Klaster tarawih di Malang

- Lokasi: Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur.
- Total kasus: 21 orang.

9. Klaster tarawih di Banyuwangi

- Lokasi: Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.
- Total kasus: 62 orang positif COVID-19, 6 orang meninggal dunia, dan 7 orang dirawat di RS.

10. Klaster tarawih di Banyumas

- Lokasi: Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
- Total kasus: 45 orang.

11. Klaster pelaku perjalanan di Griya Melati, Bogor

- Lokasi: Perumahan Griya Melati, Bubulak, Kota Bogor.
- Total kasus: 25 orang.



Simak Video "Hanya Mengingatkan! Hati-hati dengan Varian Mu"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)