Selasa, 08 Jun 2021 06:30 WIB

Round Up

Menkes Tegaskan Sekolah Tatap Muka Maksimal Sepekan 2 Kali, Sehari 2 Jam

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Siswa-Siswi kelas 5 menjalani ujian penilaian akhir sekolah di SD Negeri Kota Baru 2 dan 3, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/6/2021). Ujian ini dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapakan protokol kesehatan yang ketat dan membagi beberapa sesi kelas untuk ujian. Satu kelas terdiri dari 15 anak. Ujian ini berlangsung hingga 12 Juni 2021. Hanya kelas 4 dan 5 yang melakukan ujian tatap muka kelas lainnya laksanakan ujian secara daring. Sekolah tatap muka (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Rencana untuk membuka kembali sekolah tatap muka pada Juli mendatang mendapat lampu hijau dari presiden Joko Widodo. Namun ada sejumlah penegasan untuk mencegah penularan COVID-19.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam jumpa pers, Senin (7/6/2021). Menkes menyampaikan, sekolah tatap muka akan digelar secara terbatas.

Beberapa pembatasan yang disampaikannya adalah:

  • Maksimal 25 persen dari jumlah murid
  • Maksimal 2 kali sepekan
  • Maksimal 2 jam tiap pertemuan

"Terbatasnya adalah maksimal 25 persen dari jumlah murid yang boleh hadir, maksimal seminggu hanya boleh 2 kali, dan maksimal sekali datang hanya boleh 2 jam," tegas Menkes Budi.

"Dan opsi untuk menghadirkan anak ke sekolah adalah ditentukan oleh orang tua," tambahnya.

Selain itu, Menkes Budi juga mengingatkan bahwa semua guru harus sudah divaksinasi. Karenanya, ia meminta guru mendapat prioritas.



Simak Video "Catatan dari IDI Jika PTM di Sekolah Dilaksanakan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)