Sabtu, 12 Jun 2021 12:30 WIB

Pilu, Pria Ini Meninggal Kena COVID-19 Usai 243 Hari Dirawat di RS

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Seorang pria meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit Amerika selama 243 hari akibat COVID-19. Pria tersebut diketahui bernama Nicholas Synnott yang berusia 60 tahun.

"Kami sangat terpukul dengan berita yang sangat menyedihkan ini. Nick adalah anggota keluarga pilot kami yang berharga dan teman bagi banyak orang di maskapai," kata Direktur Operasional Penerbangan British Airway Kapten Al Bridger, dikutip dari The Sun, Jumat (11/6/2021).

Synnott meninggalkan istrinya yang bernama Nicola (54) dan kedua anaknya, yaitu Rebecca dan George.

Diketahui Synnott pertama kali tertular virus Corona pada Maret 2020 lalu. Saat itu ia sedang dalam penerbangan ke Houston dan langsung dirawat di rumah sakit.

Sebelumnya, Synnott sempat berbincang dengan ABC 30 News. Ia mengatakan tengah melewati perjalanan yang sulit melawan COVID-19.

"Saya mengalami frasa gelap di mana secara psikologis ada masalah yang harus saya tangani. Itu adalah perjalanan yang sulit," ujar Synnott pada ABC 30 News.

Hingga akhirnya Synnott meninggal dunia di usianya yang ke-60 tahun. Para tim medis mengungkapkan bahwa penyebab meninggalnya akibat komplikasi yang disebabkan oleh virus Corona tersebut.

Seorang ahli jantung yang merawat Synnott, Dr Biswajit Kar, mengatakan bahwa organ tubuh pasiennya itu sudah terpapar virus Corona. Namun, berkat kondisi tubuhnya yang selalu sehat sebelum terpapar COVID-19, itulah yang membantu dia bertahan hidup.

"Setiap organ tubuhnya dipengaruhi oleh COVID-19. Namun, karena kesehatannya sangat baik sebelum dia sakit (COVID-19), dia bisa bertahan dari sesuatu yang seserius ini," jelas Dr Biswajit.



Simak Video "ASI Bisa Bantu Transfer Antibodi COVID-19 ke Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)