Kamis, 17 Jun 2021 06:55 WIB

Round Up

Biang Kerok Ledakan COVID-19 di Indonesia Terungkap!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pemudik yang balik dari kampung halaman menjalani tes swab antigen di Tangerang Selatan. Kali ini tes swab menyasar kepada pemudik yang menggunakan kendaraan travel. Ilustrasi tes Corona (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Sesuai prediksi, ledakan kasus COVID-19 terjadi beberapa pekan setelah musim mudik lebaran. Para pakar mengungkap analisis tentang beberapa faktor penyebabnya.

Ketua Tim Peneliti Whole Genome Sequence (WGS) SARS-CoV-2 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr Gunadi PhD, SpBA, menyebut interaksi sosial yang masif sebagai fakor utamanya.

"Karena interaksi sosial yang tinggi ditambah tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan meningkatkan transmisi virus sehingga mendorong lonjakan kasus," kata dr Gunadi dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Rabu (16/6/2021).

Faktor yang lantas memperburuk dampak interaksi masif tersebut adalah masuknya varian baru virus Corona, varian Delta atau B1617.2 asal India, yang diyakini lebih mudah menular.

Sependapat dengan dr Gunadi, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi juga menyoroti tingginya interaksi sosial selama libur lebaran. Ditambah kendornya protokol kesehatan, risiko penularan jadi makin sulit dikendalikan.

"Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik ataupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang," kata dr Nadia.



Simak Video "WHO Tengah Lakukan Penyelidikan Terhadap Varian Corona 'Delta Plus'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)