Sabtu, 19 Jun 2021 09:30 WIB

Catat! Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Isolasi Mandiri

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Petugas medis jemput bola bersiap melakukan tes usap PCR bagi warga yang tidak bisa keluar rumah di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Kawasan zona merah tersebut memberlakukan mikro lockdown serta tes usap PCR secara massal setelah sebanyak 51 orang warga positif COVID-19 berasal dari klaster halal bihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/pras. Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Jakarta -

Tingkat keterisian rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 semakin penuh. Tak jarang, sebagian pasien yang merasa tidak bergejala atau mengalami gejala ringan memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Namun, ada beberapa kesalahan saat isolasi mandiri yang bisa memicu meluasnya penularan virus Corona. Dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, dr Adria Rusli, SpP(K), mengatakan kesalahan yang sering dilakukan adalah kondisi tempat isolasi mandiri yang tidak memadai.

"Biasanya tidak bisa isolasi mandiri, memaksakan. Misalnya, rumahnya tidak ada ruang khusus buat sendiri, makan sama-sama, nonton TV bareng-bareng, itu yang paling sering terjadi," jelas dr Adria saat dihubungi detikcom dan ditulis Sabtu (19/6/2021).

dr Adria menjelaskan ada dua syarat agar pasien COVID-19 bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, yaitu syarat medis dan sosial. Untuk syarat medis, salah satunya pasien COVID-19 tersebut harus dipastikan memiliki sistem imun yang baik.

"Syarat medis itu adalah dia keadaan imunnya bagus, kondisinya ringan atau tidak ada gejala, dan juga tidak ada komorbid," kata dr Adria.

"Syarat sosialnya adalah mampu untuk melakukan isolasi mandiri, misalnya dia kamarnya sendiri, kemudian di monitor keadaannya oleh fasyankes 1 (puskesmas) suhunya gimana, sesak atau tidak," lanjutnya.



Simak Video "Ringankan Beban Nakes, Pasien Gejala Ringan Diharapkan Isoman di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)