Sabtu, 26 Jun 2021 17:32 WIB

DKI Rekor 9.271 Kasus! Ini Sebaran 21.095 Kasus Baru COVID-19 RI 26 Juni

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pemprov DKI Jakarta mulai mengaktifkan Rusun Nagrak Cilincing, Jakarta Utara, sebagai lokasi isolasi pasien COVID-19 tak bergejala. Begini suasana terkini di rusun tersebut. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Indonesia mencatat penambahan 21.095 kasus baru COVID-19, Sabtu (26/6/2021). Total kasus positif saat ini sebanyak 2.093.962.

Provinsi DKI Jakarta mencatat penambahan kasus terbanyak dengan jumlah 9.271 kasus. Di bawahnya, terdapat Jawa Barat dengan 3.787 kasus dan Jawa Tengah dengan 2.305 kasus.

Berikut detail perkembangan virus Corona di RI per Sabtu (26/6/2021):

  • Kasus positif bertambah 21.095 menjadi 2.093.962
  • Pasien sembuh bertambah 7.396 menjadi 1.842.457
  • Pasien meninggal bertambah 358 menjadi 56.729

Tercatat sebanyak 135.634 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 129.071.

Sebaran 21.095 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Sabtu (26/6/2021):

  • DKI Jakarta: 9.271 kasus
  • Jawa Barat: 3.787 kasus
  • Jawa Tengah: 2.305 kasus
  • Jawa Timur: 989 kasus
  • DI Yogyakarta: 782 kasus
  • Kalimantan Timur: 428 kasus
  • Kepulauan Riau: 408 kasus
  • Riau: 365 kasus
  • Banten: 266 kasus
  • Sumatera Barat: 257 kasus
  • Bali: 246 kasus
  • Sumatera Utara: 220 kasus
  • Kalimantan Tengah: 174 kasus
  • Sumatera Selatan : 173 kasus
  • Lampung: 148 kasus
  • Papua Barat: 148 kasus
  • Kalimantan Barat: 129 kasus
  • Bangka Belitung: 126 kasus
  • Sulawesi Selatan: 126 kasus
  • Bengkulu: 109 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 106 kasus
  • Kalimantan Selatan: 89 kasus
  • Aceh: 81 kasus
  • Jambi: 68 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 63 kasus
  • Maluku Utara: 58 kasus
  • Papua: 42 kasus
  • Gorontalo: 41 kasus
  • Maluku: 30 kasus
  • Sulawesi Tengah: 29 kasus
  • Sulawesi Utara: 23 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 6 kasus
  • Sulawesi Barat: 2 kasus
  • Kalimantan Utara: 0 kasus


Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)