Senin, 28 Jun 2021 08:52 WIB

Positif Corona Setelah Vaksin Pertama, Bagaimana Dosis Keduanya?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Vaksin Corona umumnya diberikan dengan dua dosis untuk membentuk kekebalan yang maksimal. Rentang jarak pemberian vaksin pun berbeda tiap jenisnya.

Namun bagaimana jika dalam jeda waktu menuju pemberian dosis kedua, seseorang dinyatakan positif COVID-19? Apakah masih tetap bisa divaksin setelahnya?

"Tunda dulu sampai sembuh lalu 3 bulan kemudian suntikan dosis kedua," kata juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, kepada detikcom dan ditulis Senin (28/6/2021).

Ini artinya, seseorang masih bisa melanjutkan vaksinasi dosis kedua setelah dinyatakan sembuh dari infeksi Corona dan tidak perlu mengulangi proses vaksinasi dari awal.

Dilaporkan banyak yang terinfeksi COVID-19 usai mendapatkan vaksin dosis pertamanya.

Dibutuhkan waktu berminggu-minggu bagi tubuh untuk membangun antibodi setelah divaksinasi. Antibodi disebut baru akan terbentuk sempurna dan mulai bekerja dengan baik melawan paparan virus corona pada hari ke-28.

Namun, kekebalan tubuh tak langsung terbentuk sesaat setelah vaksin sehingga kepatuhan terhadap protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan disiplin.

Meski demikian, dengan vaksinasi, diharapkan tubuh lebih kuat terhadap paparan virus COVID-19. Sehingga apabila tetap tertular, sakitnya ringan dan tidak mengalami gejala berat.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)