Rabu, 30 Jun 2021 17:12 WIB

Pfizer, Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Mana Paling Manjur?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Karyawan  mendapatkan vaksin COVID-19 dalam acara Program Vaksinasi Gotong Royong untuk karyawan dan keluarganya, di Jakarta, Rabu (16/6/2021).  XL Axiata terus melakukan vaksinasi kepada karyawannya dan saat ini sudah 75% karyawan XL Axiata telah mendapatkan vaksin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/hp. *** Local Caption *** Foto: ANTARA/RENO ESNIR
Jakarta -

Indonesia baru saja menerima 14 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (30/6/2021). Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan menyebut, salah satu vaksin lain yang akan menyusul tiba di RI yakni Pfizer pada Agustus 2021.

"Mungkin di awal Agustus akan ada 85 juta vaksin Sinovac yang sudah siap bisa kita gunakan. Ini menggambarkan, teman-teman, bahwa jumlah vaksin yang masuk ke Indonesia semakin lama akan semakin banyak," terang Menkes.

"Ini ada lagi donasi vaksin gratis dari COVAX-GAVI kita juga bulan ini akan masuk dari AstraZeneca. Bulan Agustus nanti akan masuk dari Pfizer," imbuhnya.

Pilihan vaksin COVID-19 makin beragam, bagaimana perbandingan antara vaksin Pfizer, Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Berikut perbandingan masing-masing vaksin Corona yang sudah dan akan diterima Indonesia:

VAKSIN PFIZER

1. Efikasi

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), uji klinis pada usia 16 tahun ke atas menunjukan bahwa vaksin Pfizer-BioNTech 95 persen efektif mencegah COVID-19.

Sedangkan berdasarkan uji klinis lainnya, vaksin Pfizer disebut efektif memicu respons imun pada usia 12-15 tahun, dengan tingkat kekuatan respons imun setara pada usia 16-25 tahun.

Riset oleh Public Health England (PHE) juga menunjukan, 2 dosis vaksin Pfizer 96 persen efektif mencegah risiko rawat inap pada pasien COVID-19 akibat varian Delta. Mengingat, varian ini disebut menular lebih cepat dan sempat dikhawatirkan mampu 'kabur' dari vaksin.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui penggunaan Pfizer dalam program vaksinasi untuk anak-anak berusia 12-15 tahun. Hal ini juga sempat disebut oleh Menkes dalam kesempatan sebelumnya.

"Ada dua vaksin yang sudah bisa di bawah 18 (tahun) yang sudah dapat emergency use authorization-nya. Satu, Sinovac yang kita pakai, satu lagi Pfizer yang akan datang di sekitar bulan Agustus. Tapi itu nanti Bapak Presiden yang akan menyampaikan," kata Menkes saat ditemui di Cibubur, Senin (28/6/2021).

2. Efek samping

Efek samping vaksin Pfizer yang dilaporkan umumnya berlangsung selama beberapa hari, mencakup:

  • nyeri di tempat suntikan
  • kelelahan
  • sakit kepala
  • nyeri otot
  • menggigil
  • nyeri sendi
  • demam

Bagaimana dengan vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm? Simak di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4


Simak Video "Cara Kerja Vaksin COVID-19 di Tubuh Anak-anak dan Orang Dewasa"
[Gambas:Video 20detik]