Jumat, 02 Jul 2021 14:18 WIB

5 Tips MPASI Perdana untuk Tingkatkan Imunitas Anak

Jihaan Khoirunnisaa - detikHealth
Ilustrasi MPASI Foto: shutterstock
Jakarta -

Pandemi membuat kesadaran masyarakat akan pentingnya meningkatkan imunitas keluarga, terutama anak-anak. Salah satunya dengan pemberian MPASI guna memenuhi asupan harian nutrisi bagi si kecil agar daya tahan tubuhnya terjaga.

"Pengetahuan orang tua terkait pemberian MPASI perdana yang baik semakin penting untuk meningkatkan imunitas bayi, terlebih di masa pandemi," ujar dr. Deva Putriane dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Bersama Tokopedia, dr. Deva pun membagikan sederet tips untuk membantu para orang tua memaksimalkan MPASI anak dengan mudah.

1. Berikan MPASI Perdana Sejak Usia 6 Bulan
Memasuki usia 6 bulan, bayi sudah bisa diperkenalkan dengan MPASI. Di momen perdana ini, MPASI yang berikan disarankan memiliki tekstur puree (saring) atau mashed (lumat).

"MPASI boleh saja diberikan untuk bayi di bawah usia 6 bulan hanya dalam kondisi tertentu dan telah melalui konsultasi dengan dokter anak," jelas dr. Deva.

2. Sesuaikan Komposisi MPASI dengan Usia Anak
Menurut panduan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), jumlah pemberian MPASI pada bayi 6-8 bulan, yaitu sekitar 3 sendok makan hingga setengah mangkuk 250ml. MPASI sebaiknya diberikan dalam 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali selingan.

Sementara untuk bayi 9-11 bulan, jumlah yang disarankan yaitu setengah mangkuk 250 ml dengan komposisi 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali selingan. Sedangkan pada usia 12-23 bulan, tiga perempat hingga semangkuk penuh ukuran 250ml.

"Pemberian keju pada MPASI diperbolehkan dalam jumlah terbatas, karena keju merupakan produk turunan susu," terangnya.

TokopediaTokopedia Foto: Tokopedia

3. Perhatikan Keseimbangan Nutrisi
Di masa pandemi, penting bagi orang tua memperhatikan keseimbangan nutrisi untuk buah hati. Kandungan MPASI sebaiknya mencakup makronutrien, seperti karbohidrat, protein, lemak, serta mikronutrien.

"Sumber mikronutrien bisa diperoleh dari protein hewani mulai dari ayam, daging sapi, ikan, salmon hingga telur. Juga bisa sedikit diperoleh dari produk nabati dan sayur," paparnya.

4. Setop Sementara Jika Timbul Reaksi Alergi
Mengenalkan beragam makanan pada anak memang baik untuk menstimulasi perkembangannya. Namun, orang tua juga harus mengenali reaksi alergi bayi pada sejumlah bahan makanan tertentu. Jika timbul ruam pada kulit, gatal, kesulitan bernapas, diare dan reaksi tubuh lainnya, maka disarankan untuk dihentikan dahulu dan ganti dengan bahan makanan lain.

"Mengenali reaksi alergi pada bayi bisa dengan cara mengonsumsi menu yang sama selama 3 hari pertama MPASI," tambahnya.

5. Cek Kesiapan Perlengkapan Wajib MPASI
Bukan hanya sekadar makan, tetapi proses MPASI perdana menjadi kebiasaan disiplin yang diajarkan sejak usia dini. Oleh karena itu, dukung anak dengan menyiapkan perlengkapan yang dapat menunjang proses tersebut. Beberapa di antaranya adalah high chair atau booster seat, celemek (bib), peralatan makan bayi tanpa BPA, baby food maker dan kotak penyimpanan untuk membekukan stok MPASI di freezer.

Perlengkapan MPASI bayi tersebut bisa didapatkan secara online melalui Tokopedia. Apalagi saat ini tengah berlangsung kampanye Tokopedia Mother & Baby Fair sampai dengan 8 Juli 2021 mendatang dengan deretan promo menarik.

Sales and Operation Partnership (Mom & Baby) Senior Lead Tokopedia, Ditra Putra Komala mengatakan keputusan untuk menggelar kembali kampanye Tokopedia Mother & Baby Fair karena melihat kebutuhan belanja online sebagai alternatif aman bagi masyarakat di masa pandemi.

"Inisiatif ini selalu disambut masyarakat dengan sangat baik. Stroller, susu bayi, sereal, bubur bayi, dan alat pompa ASI menjadi produk yang banyak diburu selama kampanye sebelumnya. UMKM produsen MPASI, PLUMANDBLUM, mengalami peningkatan penjualan menjadi 2,5x lipat selama kampanye berlangsung," kata Ditra.

"Kami berharap Tokopedia Mother & Baby Fair tahun ini #SelaluAdaSelaluBisa membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari keluarga, termasuk anak, dengan mudah dan terjangkau tanpa harus keluar rumah," pungkasnya.



Simak Video "Pentingnya Asupan Protein di Masa Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)