Minggu, 04 Jul 2021 19:16 WIB

Catat! Penumpang KRL Wajib Pakai Masker Ganda Mulai 5 Juli

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Penumpang KRL dites antigen secara acak sebagai respons dari PT KCI terkait lonjakan Corona. Salah satu stasiun yang melakukan tes antigen adalah Stasiun Bekasi. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Di tengah penerapan PPKM Darurat, sejumlah kegiatan yang dilakukan di luar rumah mulai dibatasi. Tak hanya itu, jumlah penumpang di sarana transportasi umum juga dibatasi maksimal 70 persen.

Per 5 Juli 2021, pihak KAI Commuter juga mulai mewajibkan para penumpang untuk menggunakan masker ganda atau masker N95. Ini dilakukan sebagai langkah untuk mencegah penularan virus Corona.

"Sebagai upaya tambahan untuk memaksimalkan perlindungan bagi sesama pengguna maupun terhadap petugas, KAI Commuter mulai 5 Juli 2021 mewajibkan semua orang yang memasuki area stasiun memakai masker ganda atau masker N95," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, melalui siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (4/7/2021).

"Selama tiga hari mendatang KAI Commuter masih akan melakukan sosialisasi untuk kewajiban masker ini dengan membantu menyediakan masker bagi pengguna di sejumlah stasiun. Setelah masa sosialisasi selama tiga hari, setiap orang yang memasuki area stasiun wajib menggunakan masker ganda atau masker N95," lanjutnya.

Selain itu, pihak KAI Commuter juga akan memperketat pembatasan jumlah pengguna KRL di setiap gerbongnya selama masa PPKM Darurat. Jumlah pengguna KRL akan dibatasi 52 orang atau 32 persen per gerbongnya. Jumlah ini berkurang dari yang sebelumnya sebanyak 74 orang.

"Dengan aturan pembatasan jumlah pengguna yang baru ini, maka petugas akan membatasi lebih ketat jumlah pengguna sejak memasuki stasiun, masuk gate, hingga menunggu kereta di area peron," ujarnya.

Sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, PT KAI Commuter juga akan terus melanjutkan tes acak antigen di sejumlah stasiun untuk para calon penumpang. Stasiun yang melaksanakan tes acak tersebut di Bekasi, Cikarang, Bogor, Rangkasbitung, Tangerang, Manggarai, Tanah Abang, serta Solo Balapan dan Yogyakarta.



Simak Video "Tips Tangkal Varian Delta yang Dominasi 87% Pasien COVID-19 di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)