Minggu, 04 Jul 2021 21:18 WIB

Produsen Obat Modern Alami Donasikan Obat & Suplemen ke Wisma Atlet

Yudistira Imandiar - detikHealth
BNPB Foto: BNPB
Jakarta -

Produsen obat modern alami PT Natura Nuswantara Nirmala (Nucleus Farma) memberikan bantuan obat-obatan kepada para tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Mereka juga memberikan suplemen tambahan dalam upaya penyembuhan pasien COVID-19 di Wisma Atlet.

Bantuan diberikan oleh CEO Nucleus Farma Edward Basilianus, bersama Senior Product Manager Nucleus Farma Laura Christina dan Sales Manager Nucleus Farma Marselinus, kepada Wakil Koordinator Kefarmasian dan Terapi sekaligus Anggota Komite Medik Wisma Atlet Kemayoran dr. Nursyahidah, SppFK dan Sekretaris Farmasi dan Terapi Wisma Atlet, Kemayoran apt. Septianita H., Sabtu (3/7).

Edward menjelaskan beberapa kajian ilmiah dan penelitian menunjukkan penderita COVID-19 kondisinya menurun diakibatkan berkurangnya albumin. Oleh sebab itu, bantuan yang diberikan adalah suplemen Super Potent Antioxidant (SPA) merk Onoiwa MX dan Rafa Khomsah.

Ia menyebut Nucleus Farma merupakan perusahaan natural medicine facility pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikat registrasi dari FDA (Food Drug Administration) dari Amerika Serikat.

Edward menerangkan Onoiwa MX dibuat dari ekstrak Ikan Gabus (Channa striata), ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza), dan ekstrak daun Kelor (Moringa oleifera). Menurut Edward, ketiga kandungan tersebut sudah biasa dimanfaatkan masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional alami.

"Onoiwa dapat membantu proses pembentukan albumin dalam tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh secara cepat, sehingga mempercepat recovery pasien COVID-19 serta sangat berguna menjaga daya tahan tubuh para tenaga kesehatan yang bertugas di masa pandemi ini," terang Edward dikutip dalam keterangan tertulis, Minggu (4/7/2021).

Ia menambahkan pembentukan albumin dalam tubuh penting sekali bagi pasien COVID-19, karena berdasarkan hasil observasi uji klinis tim riset Nucleus Farma membuktikan Onoiwa MX dapat menjadi pilihan terapi adjuvan untuk pasien COVID-19. Produk tersebut telah melalui observasi uji klinis sebagai adjuvan standar pengobatan COVID-19 kepada pasien dengan derajat sedang berdasarkan hasil uji klinik dan gejala laboratorium.

Penelitian tersebut, lanjut Edward, melibatkan peneliti dan praktisi yang pakar di bidangnya, antara lain Prof. Dr. apt. Syamsudin, M.Biomed seorang Guru Besar bidang Farmakologi Bahan Alam dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dan dr. Lusi Nursilawati Syamsi, Sp.P, praktisi dokter spesialis paru. Edward menyebut hasil penelitian ini telah diterima dengan baik dan lolos uji kelayakan jurnal kedokteran internasional di Eropa sehingga telah diterbitkan dalam European Journal of Molecular and Clinical Medicine.

Sementara itu, Rafa Khomsah mengandung lima senyawa aktif atau dikenal dengan Super Potent Antioxidant yang dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk pencegahan dan percepatan pemulihan COVID-19. Rafa Khomsah memiliki lima senyawa aktif, yaitu jintan hitam/habbatussauda (Nigella sativa), daun jambu biji (Psidium guajava), pegagan (Centella asiatica), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), dan bekatul beras merah (Oryza sativa). Kelima senyawa aktif tersebut diyakini mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

"Rafa Khomsah sangat cocok diberikan kepada pasien COVID-19, karena dapat meningkatkan dan mengembalikan sistem imunomodulator tubuh pasien. Baik Onoiwa maupun Rafa Khomsah keduanya aman dan halal dikonsumsi. Keduanya juga sudah terdaftar di BPOM dan Food and Drug Administration (FDA) serta mendapatkan sertifikat Halal MUI, demikian juga mendapatkan piagam penghargaan inovasi Indonesia dan dunia," papar Edward.

Edward menyampaikan Onoiwa MX dan Rafa Khomsah telah dipakai di berbagai rumah sakit swasta dan pemerintah untuk proses penyembuhan pasien COVID-19. Selain dapat membantu proses penyembuhan pasien COVID-19, Ia menyatakan kedua produk tersebut juga bagus dikonsumsi oleh para tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan pandemi COVID-19.

"Para tenaga medis bisa mengonsumsi keduanya untuk meningkatkan ketahanan tubuh dalam menghadapi Covid-19," lanjut Edward.

Sementara itu, dr. Nursyahiddah berterima kasih atas kepedulian Nucleus Farma untuk turut serta mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia yang saat ini kondisi cukup mengkhawatirkan. Adanya bantuan donasi suplemen kesehatan ini, kata dia, sangat membantu menjaga daya tahan tubuh para tenaga kesehatan di Wisma Atlet yang kesehariannya harus berjibaku menangani para pasien COVID-19.



Simak Video " Pakar Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Akan Terjadi Usai Nataru"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)