Kamis, 08 Jul 2021 16:08 WIB

Perlu Nggak Sih Dosis Ketiga Vaksin COVID-19? Ini Kata Pakar

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat, terpantau sangat tinggi. Beginilah potret saat dari proses antre hingga vaksinasi. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Tenaga kesehatan (nakes) menjadi salah kelompok yang paling berisiko terpapar COVID-19. Meski sudah mendapat vaksinasi secara penuh, bukan berarti mereka bisa kebal terhadap virus Corona.

Tak sedikit nakes yang terinfeksi virus Corona meski sudah divaksinasi, bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Oleh karena itu, sebagian orang berpikir apakah sudah saatnya dosis ketiga vaksin COVID-19 diberikan kepada nakes agar mereka tidak mudah tertular.

Menanggapi hal ini, Ketua Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof Dr dr Iris Rengganis, SpPD-KAI, mengatakan pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 memang dapat memberikan perlindungan tambahan. Beberapa negara pun tengah melakukan penelitian ini, termasuk di Indonesia.

"Memang ada penelitian di Bandung itu sudah selesai untuk Sinovac, tapi kita tunggu dari BPOM untuk laporannya apakah memang perlu vaksinasi yang ketiga," kata Prof Iris dalam diskusi yang disiarkan Forum Merdeka Barat 9, Kamis (8/7/2021).

Namun, jika melihat kondisi Indonesia saat ini, Prof Iris tidak menyarankan pemberian dosis ketiga vaksin COVID-19 kepada nakes atau siapa pun. Pasalnya, prioritas yang harus dikejar Indonesia adalah herd immunity.

"Herd immunity adalah kekebalan kelompok. Dari WHO menunjukkan minimal 70 persen (yang harus divaksinasi). 70 persen dari penduduk Indonesia adalah kurang lebih 181 juta orang, saat ini kita masih 10 persen lebih sedikit. Jadi masih banyak sekali yang harus divaksinasi," jelasnya.

"Jadi kalau misalkan kita ambil vaksinasi yang ketiga, itu akan mengurangi herd immunity kita untuk yang lainnya. Jadi yang paling baik herd immunity dulu sebetulnya. itu yang kita anjurkan," lanjutnya.

Mungkin setelah herd immunity telah tercapai dan stok vaksin COVID-19 masih tersedia, pemberian dosis ketiga vaksin bisa diberikan kepada kelompok tertentu, seperti nakes yang berisiko tinggi tertular virus Corona.

"Pokoknya suntikan pertama rata dulu, kemudian suntikan kedua rata, nanti baru kelebihan bisa kita tambahkan untuk beberapa yang kepentingan, seperti nakes front line itu bisa ditambahkan untuk yang ketiga," ujarnya.

"Jadi kita harus betul-betul bijaksana dalam hal ini. Jadi keuntungan vaksin ketiga memang menambah imunitas antibodi, tapi satu sisi herd immunity tidak tercapai pada suatu kelompok," tuturnya.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/kna)