Rabu, 14 Jul 2021 10:00 WIB

Cegah COVID-19 dengan Atur Sirkulasi Udara di Rumah, Ini Caranya

Khoirul Anam - detikHealth
Update Corona Hari Ini: Pecah Rekor Lagi-Persiapan Skenario Terburuk Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Risiko penyebaran COVID-19 bisa diantisipasi melalui penggunaan masker, menjaga jarak dengan orang lain, dan mencuci tangan. Namun, risiko penyebaran COVID-19 meningkat ketika beraktivitas di dalam ruangan.

Dalam hal ini, penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir dengan memerhatikan ventilasi ruangan. Dilansir dari laman covid19.go.id, berikut ini saran ventilasi udara ruangan demi mengurangi penyebaran COVID-19.

Gunakan Ventilasi Alam

Ventilasi alam dalam hal ini adalah dengan membuka jendela atau pintu ruangan. Ventilasi alam bisa membuat sirkulasi udara semakin baik. Selain itu, langkah ini menjadi cara mudah dalam mendapatkan sinar matahari bagi ruangan tersebut.

"Kita bisa mengurangi risiko ini, antara lain dengan menggunakan ruangan berventilasi alami (misal dengan membuka jendela atau pintu) atau yang mendapatkan sinar matahari," tulis laman covid19.go.id dilansir detikcom, Rabu (14/7/2021).

Exhaust Fan di Dalam Ruangan

Cara selanjutnya adalah dengan bantuan peralatan elektronik, yakni exhaust fan. Exhaust fan di dalam ruangan dapat membantu sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Diketahui, exhaust fan merupakan salah satu jenis kipas angin. Namun, alat ini tidak hanya menciptakan udara, melainkan membantu memastikan sirkulasi udara dalam ruangan tetap bersih dan segar. Dengan alat ini, udara kotor di dalam ruangan bisa diganti dengan udara yang lebih bersih.

Rutin Ganti Filter Pendingin AC

Mengganti filter AC secara rutin bisa meningkatkan performa AC. Bagaimana pun, filter AC yang tersumbat mengakibatkan suhu udara yang dipancarkan tidak konsisten.

Filter yang kotor juga menghambat udara keluar dari unit AC. Hal ini mengakibatkan ruangan tidak mendapat udara yang cukup untuk proses pendinginan.

Selain itu, filter AC yang dipenuhi debu dan kotoran akan meningkatkan pertumbuhan jamur di dalam filter. Kemudian, udara yang mengalir pada campuran debu dan jamur tentu akan berujung pada ruang yang terkontaminasi oleh partikel mikroskopis.

Gunakan Air Purifier dengan HEPA Filter

Peralatan elektronik lainnya yang membantu menjaga sirkulasi udara adalah air purifier. Namun, dalam mengurangi penyebaran COVID-19, penggunaan air purifier dengan fitur (high-efficiency particulate air) HEPA filter sangat disarankan.

HEPA merupakan jenis filter udara mekanis yang mampu melakukan penyaringan 99,7 persen debu, serbuk sari, bakteri, jamur, maupun partikel udara lain yang berukuran 0,3 mikron (┬Ám). Diketahui, HEPA filter dinilai efektif mencegah penularan COVID-19 di dalam ruangan.

Demikian ventilasi ruangan yang mampu menekan penyebaran COVID-19. Namun, untuk lebih meminimalisir terpapar COVID-19, sangat disarankan mengurangi aktivitas di dalam ruangan selain di rumah.

Sebagai informasi, untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19 masyarakat diminta untuk tetap #ingatpesanibu dengan #mentaatiprotokolkesehatan dan juga mengikuti #vaksinasi. Sebab #vaksinmelindungikitasemua dari penyebaran COVID-19 yang masih masif di Tanah Air.



Simak Video " Pakar Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Akan Terjadi Usai Nataru"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)