Jumat, 16 Jul 2021 17:40 WIB

Khusus Pria Dewasa! Ini Pilihan Obat Atasi Ejakulasi Dini di Apotek

Sponsored - detikHealth
old man looking in his pants and showing thumbs up Foto: Thinkstock
Jakarta -

Disfungsi ereksi dan ejakulasi dini merupakan salah satu momok terbesar bagi para pria. Menggunakan obat kuat tahan lama yang bisa didapat di apotek menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan ereksi dan mendapatkan kepuasan lebih dalam berhubungan seksual dengan pasangan. Obat kuat pria juga dinilai mampu meningkatkan stamina dan vitalitas saat berhubungan. Jadi tak heran banyak yang mencari-cari obat kuat tahan lama di apotek dan harganya.

Padahal ada efek samping yang perlu diketahui. Apalagi jika mengonsumsinya secara asal tanpa resep dokter. Lalu bagaimana cara konsumsi obat kuat yang dianjurkan dan apa-apa saja obat yang bisa didapatkan di apotek? Berikut informasinya.

Sekilas tentang Penggunaan Obat Kuat

Secara umum, obat kuat yang dijual di apotek mengandung senyawa cGMP-specific phosphodiesterase type 5 (PDE5) inhibitor, yaitu protein enzim yang berfungsi untuk mengatur sirkulasi pembuluh darah.

Senyawa tersebut kemudian dapat merelaksasi otot-otot sehingga pembuluh darah arteri menjadi lebih lebar dan meningkatkan aliran darah ke Mr P. Konsumsi obat kuat biasanya dijadikan salah satu metode pengobatan ke orang-orang yang mengalami disfungsi ereksi.

Daftar Obat Kuat yang Tersedia di Apotek

Beberapa obat kuat medis yang tersedia di apotek untuk ereksi yang tahan lama dan masalah vitalitas yang paling umum diresepkan adalah sebagai berikut.

1. Sildenafil

Sildenafil merupakan obat dari merek dagang Viagra yang merupakan merek obat kuat paling populer di dunia. Sildenafil lebih efektif jika dikonsumsi saat perut dalam keadaan kosong 1 jam sebelum berhubungan. Efeknya bisa bertahan antara 4-5 jam.

Obat ini berfungsi untuk mengatasi disfungsi ereksi dengan cara meningkatkan aliran darah ke Mr P yang membuatnya dapat ereksi lebih maksimal dan tahan lama.

2. Tadalafil

Tadalafil biasanya digunakan untuk mengobati masalah fungsi seksual, seperti impotensi dan ejakulasi dini. Obat kuat yang aman ini punya merek dagang bernama Cialis yang bisa didapatkan di apotek. Cara kerja obat ini juga sama dengan Viagra, yaitu meningkatkan aliran darah ke Mr P sehingga dapat membantu ereksi dengan optimal. Obat ini ada baiknya dikonsumsi 1 jam sebelum berhubungan dan efektivitasnya bisa hingga 36 jam lho!

3. Vardenafil

Obat yang dijual dengan merek dagang Levitra dan Staxyn ini juga dapat membantu atasi disfungsi ereksi. Obat ini baiknya dikonsumsi 1 jam sebelum berhubungan untuk meningkatkan manfaatnya. Efektivitasnya bisa hingga 5 jam. Cara kerja obat ini juga sama, yaitu melemaskan otot-otot dan meningkatkan aliran darah ke Mr P.

4. Avanafil

Avanafil dijual dengan merek dagang Stendra dan termasuk baru di kalangan obat kuat pria di pasaran. Cara kerjanya pun sama, yaitu meningkatkan darah ke Mr P selama rangsangan seksual berlangsung yang kemudian memicu ereksi.

Namun obat ini tidak bisa menyembuhkan impotensi secara permanen. Untuk hasil terbaik, Anda bisa mengonsumsi obat ini 30 menit sebelum berhubungan dan efeknya bertahan hingga 6 jam.

5. Alprostadil

Alprostadil adalah obat kuat yang hanya bisa didapat dengan resep dokter. Obat ini tersedia dalam bentuk injeksi dan cara pemakaiannya adalah dengan memasukkannya ke saluran kencing untuk melemaskan otot dan memperlebar pembuluh darah di Mr P sehingga lebih mudah ereksi.

Efek Samping Konsumsi Obat Kuat

Sama seperti pengobatan penyakit lainnya, penggunaan obat kuat untuk pengobatan impotensi juga ada efek samping. Beberapa efek samping yang paling umum adalah.

● Sakit kepala

● Sakit perut dan mulas

● Diare

● Nyeri otot

● Badan terasa hangat

● Nyeri punggung

● Hidung tersumbat

● Gangguan pencernaan

● Gangguan penglihatan

● Rasa terbakar di dada

● Ereksi berkepanjangan

Perlu diketahui bahwa konsumsi obat-obatan di atas tidak boleh sembarangan karena akibat yang ditimbulkan bisa berbahaya. Hal ini karena dosis yang dibutuhkan bisa berbeda-beda pada setiap orang, termasuk kondisi kesehatan dan juga penyebab disfungsi ereksi yang berbeda-beda.

Untuk menghindari efek samping yang berbahaya, Anda bisa terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter agar mengetahui obat mana yang paling baik sesuai kondisi kesehatan. Selain itu, hindari membeli obat sembarangan yang tidak jelas asal dan juga izin edar dari BPOM.

Selain itu, perhatikan juga tempat Anda beli obat tersebut. Selain di apotek, Anda juga bisa beli secara online di toko-toko terpercaya yang ada di situs marketplace, seperti Blibli. Jika Anda sudah memiliki resep atau sudah memakai obat yang sama sebelumnya, Anda tinggal membeli online untuk kemudahan mendapatkannya.

Jangan lupa juga untuk tetap menjalani gaya hidup sehat, jauhi alkohol, dan rutin olahraga untuk mengatasi disfungsi ereksi dengan lebih sehat. Konsumsi juga makanan yang bergizi untuk meningkatkan hormon testosteron untuk bantu ereksi saat berhubungan dan jangan sungkan berkonsultasi ke dokter spesialis jika Anda merasa memiliki masalah saat berhubungan. Semoga bermanfaat!



Simak Video "RI Siap Susun Arsitektur Global Sistem Ketahanan Kesehatan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(Content Promotion/Feritekno)