Senin, 19 Jul 2021 13:00 WIB

Fakta-fakta Virus Monkey B yang Muncul di China, Gejala dan Bahayanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

China melaporkan kasus pertama infeksi virus Monkey B pada manusia, berakhir tewas. Adalah dokter berusia 53 tahun terpapar virus Monkey B saat sehari-hari bekerja meneliti hewan primata.

Dikutip dari Times of India, Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit (CDC) China mengungkap gejala dari virus Monkey B mirip dengan flu. Gejala virus Monkey B biasanya muncul 1-3 minggu setelah terpapar virus.

Apa itu virus Monkey B?

Dikutip dari Global Times, virus Monkey B awalnya diisolasi pada tahun 1932. Adalah enzootic alphaherpesvirus di kera dari genus Macaca.

Apa saja gejala virus Monkey B?

  • Demam
  • Kedinginan
  • Nyeri otot
  • Kelelahan

Seperti yang terjadi pada dokter di China yang wafat karena virus Monkey B. Dirinya mengeluhkan gejala awal mual dan muntah dan kondisi memburuk hingga dibawa ke beberapa rumah sakit tetapi tak berhasil selamat, meninggal di 27 Mei lalu.

"Dokter yang berusia 53 tahun itu mulanya mengeluhkan gejala awal mual dan muntah, sebulan setelah ia membedah dua monyet mati di awal Maret," bebernya.

Bagaimana virus Monkey B menular?

Virus Monkey B dapat menular saat kontak langsung dan adanya pertukaran cairan tubuh, disebut memiliki angka kematian 70 persen hingga 80 persen. Maka dari itu, yang paling berisiko ialah para pekerja seperti dokter hewan primata, personel perawatan hewan, atau peneliti laboratorium.

Apa bahayanya virus Monkey B?

Dikutip dari The Hindustan Times, sebuah laporan yang dimuat di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, menyebut virus Monkey B cenderung menyerang sistem saraf pusat ketika ditularkan ke manusia.

(naf/up)