Rabu, 21 Jul 2021 11:30 WIB

Ramuan Viral Air Kelapa Plus Garam Bisa Obati COVID-19? Dokter: Palsu!

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Beredar info melalui WhatsApp, campuran air kelapa, perasan jeruk nipis, dan garam efektif menyembuhkan COVID-19. Disebutkan, ramuan herbal ini mempan membasmi virus Corona cukup dalam waktu 1 jam.

Pakar menegaskan, kabar ini sama sekali tak benar. Alih-alih menyembuhkan, tambahan garam pada minuman justru bisa berefek buruk.

"Contoh WhatsApp tak bertanggung jawab. Tentang air kelapa yang diklaim bisa sembuhkan COVID-19. Ini klaim palsu. Yang tidak palsu adalah memakai masker, menghindari kerumunan, dan divaksinasi," tegas Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban, dikutip dari laman Twitternya, Rabu (21/7/2021).

"Kemudian sering minum air kelapa. Itu baru sehat dan bisa menurunkan tekanan darah," lanjutnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, dokter spesialis gizi klinik dr Sheena RA, M.Gizi, SpGK menegaskan, hingga kini belum ditemukan makanan atau minuman apa pun, termasuk air kelapa yang terbukti secara ilmiah bisa bekerja sebagai obat COVID-19.

Memang benar, air kelapa bisa membawa sederet efek baik bagi pasien COVID-19. Namun pun demikian, tak berarti cairan ini bekerja sebagai obat pembasmi virus.

"Sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa ada jenis makanan atau minuman atau ramuan tertentu yang bisa menghilangkan COVID-19," ujar dr Sheena.

Apa efeknya kalau pasien COVID-19 minum ramuan ajaib itu?

Menurut dr Sheena, air kelapa memang baik dikonsumsi oleh pasien COVID-19. Namun jika dicampurkan dengan garam, ramuan ini justru bisa berimbas buruk bagi tubuh.

"Air kelapa memang memiliki kandungan yang baik seperti karbohidrat, protein, serta, dan beberapa vitamin serta mineral. Air kelapa juga merupakan sumber elektrolit yang baik sehingga bagi pasien COVID-19 yang mengalami mual, muntah, atau pun diare, air kelapa dapat dijadikan sebagai pengganti air dan elektrolit," jelas dr Sheena.

dr Sheena membenarkan, kandungan vitamin C dari perasan jeruk nipis baik diberikan pada pasien COVID-19 lantaran bisa meningkatkan kerja imun atau daya tahan tubuh. Namun perihal garan, dr Sheena memperingatkan, kebutuhan garam harian hanyalah 1 sendok teh per hari.

"Jika diberikan berlebihan, akan memberikan efek yang tidak baik bagi tubuh kita. Jadi, tidak disarankan untuk mencampurkan garam ke dalam minuman apabila konsumsi garam kita sudah cukup melalui makanan yang kita konsumsi sehari-hari," pungkas dr Sheena.

(vyp/up)