Minggu, 25 Jul 2021 20:40 WIB

Luhut Sebut Kematian COVID-19 Banyak Dialami Komorbid dan Belum Divaksin

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kematian akibat COVID-19 belakangan ini konsisten berada di atas angka seribu kasus perhari. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut banyak kasus terjadi pada pengidap komorbid dan yang belum divaksin.

"Hasil temuan kami, kematian yang meningkat akhir-akhir ini banyak mengenai orang-orang komorbid dan yang belum divaksin," sebut Luhut dalam Konferensi Pers Evaluasi dan Penerapan PPKM, Minggu (25/7/2021).

"Oleh karena itu tingkat vaksinasi juga akan dilakukan secara masif dalam bulan-bulan ini Agustus maupun September dan seterusnya," lanjutnya.

Berdasarkan masukan para epidemiolog, Luhut menyebut isolasi terpusat akan didorong di semua level, mulai dari desa hingga provinsi. Penekanan diberikan pada pasien dengan risiko tinggi dan rumah-rumah yang ditinggali ibu hamil, lansia, maupun pengidap komorbid.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan PPKM akan diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Beberapa pelonggaran diterapkan, antara lain pasar rakyat sudah diperbolehkan beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.



Simak Video "Apa yang Terjadi Jika PPKM Darurat Tidak Diperpanjang?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)