Senin, 26 Jul 2021 16:40 WIB

WHO Tegaskan Vaksin COVID-19 Halal, Tidak Mengandung Produk Binatang

Firdaus Anwar - detikHealth
Sejumlah pekerja bidang Parekraf mendapat vaksin COVID-19. Vaksinisasi ini turut ditinjau oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa vaksin COVID-19 tidak mengandung produk binatang apapun. Vaksin yang telah disetujui WHO diakui halal oleh ulama sehingga umat muslim bisa dengan tenang menggunakannya.

"Vaksin COVID-19 halal. Vaksin COVID-19 tidak mengandung produk binatang apapun. Simposium fikih medis telah menyatakan bahwa vaksin diizinkan sesuai dengan hukum syariat," tulis akun resmi Twitter WHO seperti dikutip pada Senin (26/7/2021).

Di Indonesia sendiri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap para ulama dapat membantu menjelaskan dan mendorong umat muslim melakukan vaksinasi. Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-46 secara virtual.

"Saya berharap dukungan dan bantuan MUI mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah untuk mengajak umat untuk mematuhi protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar tentang vaksin, bahwa vaksin yang digunakan pemerintah adalah vaksin yang aman dan halal untuk melindungi diri kita melindungi kerabat dan sesama," kata Jokowi pada Senin (26/7/2021).

Diketahui beberapa orang masih ada yang menolak vaksin COVID-19. Bagi umat muslim, keraguan muncul karena vaksin disebut-sebut mengandung babi yang haram.



Simak Video "WHO Minta Negara Kaya Membagikan Vaksinnya untuk Afrika"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)