Rabu, 28 Jul 2021 14:48 WIB

Tim IDI: Sudah 598 Dokter Indonesia Wafat Akibat COVID-19 hingga 27 Juli 2021

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Hand holding black ribbon on black background mourning awareness sign Foto: iStock
Jakarta -

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia mengungkap total ada 598 dokter yang wafat akibat COVID-19 per 27 Juli 2021. Dari total yang dilaporkan, 319 orang di antaranya adalah dokter umum, 270 dokter spesialis, dan 9 dokter lainnya ialah residen.

Wilayah penyumbang kematian COVID-19 dokter terbanyak yaitu Jawa Timur dengan 127 dokter. Disusul DKI Jakarta 92 dokter, dan Jawa Tengah 89 dokter. Sementara berdasarkan jenis kelamin, 84 persen di antaranya adalah pria, 15 persen lainnya ialah wanita.

Ketua Pelaksana Harian Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Mahesa Paranadipa juga menyoroti kasus kematian COVID-19 di Indonesia yang mencetak rekor tertinggi, pertama kalinya menembus dua ribu kasus. Menurutnya, data tersebut menunjukkan tren kematian COVID-19 kini belum menurun.

"Kalau melihat data yang dilaporkan Kemenkes per 27 Juli, angka masih tinggi dan terkait dengan data kematian, kita mendapatkan rekor tertinggi dua ribuan jadi secara nasional belum ada grafik turun dari perjalanan PPKM," sebutnya dalam konferensi pers tim mitigasi PB IDI, Rabu (28/7/2021).

Namun, ia berharap kasus kematian COVID-19 ke depan mulai melandai. Sebab, di rumah sakit tempat ia bekerja, jumlah pasien Corona juga sudah mulai menurun.

"Tapi mudah-mudahan karena kondisi hari ini, di RS saya sudah mulai agak melandai, tidak sepanjang seperti beberapa hari yang lalu," kata dia.

"Kami berharap ini akan terus menurun angka-angkanya sehingga kita harapkan tidak begitu banyak yang harus dirawat, sehingga pasokan oksigen dan obat-obatan terus ada," pungkasnya.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)