Rabu, 28 Jul 2021 18:12 WIB

Viral Influencer Disebut Dapat 'Booster' Vaksin Ketiga, Ini Kata Kemenkes

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Vaksin Corona. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Viral di media sosial dugaan selebgram disebut sudah mendapat vaksin Corona ketiga. Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi menyatakan kejadian tersebut tengah ditelusuri lebih lanjut.

"Belum. Masih dicek ke (Dinkes) DKI ya," jelas dr Nadia saat dihubungi detikcom Rabu (28/7/2021).

Vaksinasi Corona dosis ketiga diketahui hingga kini baru diberikan kepada para tenaga kesehatan karena berada di garda terdepan penanganan COVID-19. Sementara, masyarakat dinilai dr Nadia belum perlu mendapatkan vaksinasi booster COVID-19 atau vaksinasi ketiga.

"Enggak (masyarakat belum akan mendapatkan dosis vaksinasi ketiga)," lanjut dr Nadia.

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tidak menampik adanya keinginan atau incaran vaksin Moderna di beberapa kalangan pejabat. Namun, Menkes Budi berharap masyarakat mengerti prioritas vaksinasi bagi para nakes karena mereka adalah kelompok paling berisiko selama pandemi COVID-19.

"Itu sebabnya kenapa kita kasih ke nakes duluan, karena kita tahu vaksinnya efikasinya bagus, dan kita juga tahu nakes adalah prioritas, karena mereka tiap hari ketemu virus level tinggi, dan kemarin juga banyak yang kena walaupun saya bersyukur tidak sampai parah atau sampai masuk RS sebagian besar," ujar Budi beberapa waktu lalu, dikutip dari CNN TV.

"Dan saya berharap, saya tahu semua orang ingin juga mendapat suntikan 3, di sini saya ngomong, masih banyak rekan-rekan kita yang belum dapat (vaksin COVID-19), kita suntik 56 juta, tapi baru 40 juta orang, masih ada lagi 140 juta yang belum dapat, yuk kita memberikan empati yang baik dan memberikan kesempatan mereka duluan," tegas Budi.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)