Senin, 02 Agu 2021 21:06 WIB

Sampai Harus Lockdown Lagi, Ini 5 Negara yang Terdampak 'Amukan' Varian Delta

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Pemerintah Thailand membuat paket regulasi Phuket Sandbox guna mengembalikan hiruk-pikuk industri pariwisata di negara gajah putih. Sayangnya, Senin (28/6) pemerintah kembali melakukan lockdown akibat Corona yang menggila. Foto: AP/Sakchai Lalit
Jakarta -

Kasus COVID-19 sempat mengalami penurunan di berbagai negara. Namun, kehadiran varian Delta kini membuat beberapa negara terpaksa lockdown lagi akibat adanya lonjakan kasus.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 31 Mei 2021 memasukkan varian Delta ke dalam kategorikan Variant of Concern (VOC). VOC terdiri dari varian Alpha (B.1.1.7), Beta (B.1.351), Gamma (P.1) dan yang terbaru adalah Delta (B.1.617.2).

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah 5 negara yang memperketat pembatasan karena 'diamuk' varian Delta.

1. Australia

Setidaknya 10 juta warga di Australia terkena dampak (lockdown) di empat kota demi meredam penyebaran Covid-19 yang kembali melonjak.

Brisbane menjadi kota terakhir di Australia yang menerapkan lockdown. Pemerintah Queensland memerintahkan para warga di ibu kota negara bagian, Brisbane, untuk diam di rumah selama tiga hari terhitung sejak Selasa (29/6). Sebelum Brisbane dan Perth, Sydney dan Darwin telah lebih dulu menerapkan lockdown demi meredam penyebaran virus corona varian Delta.

2. Afrika Selatan

Afrika Selatan memutuskan untuk menerapkan lockdown ketat mulai Senin (28/6) untuk melawan gelombang tiga pandemi Covid-19. Karena lonjakan penularan varian Delta, lockdown kali ini lebih ketat ketimbang sebelumnya. Di bawah aturan ini, semua kegiatan yang menyebabkan keramaian dilarang kecuali untuk pemakaman terbatas.

Selain itu, jam malam juga diperketat menjadi 21.00 hingga 04.00 keesokan harinya. Warga juga dilarang keluar masuk Gauteng, salah satu provinsi di Afsel dengan tingkat penularan COVID-19 paling tinggi.

3. Malaysia

Malaysia terus memperpanjang lockdown ketat yang kembali diberlakukan sejak awal Juni lalu. Per Minggu (1/8/2021) kasus corona negeri jiran tercatat 17.150. Hal itu merupakan kasus harian tertinggi keempat di negeri itu hingga saat ini.

4. Thailand

Pemerintahan Perdana Menteri Prayuth Chan-O-Cha memutuskan menerapkan lockdown parsial di ibu kota Bangkok setelah penularan corona melonjak dari klaster konstruksi bangunan.

Sejak Mei lalu, Bangkok mendeteksi 37 klaster virus corona yang berkaitan dengan kamp pekerja konstruksi.

5. Bangladesh

COVID-19 di Bangladesh meningkat tajam sejak pertengahan Mei lalu. Bangladesh pun mengambil tindakan lockdown baru yang berlaku sejak Juni lalu. Lonjakan kasus COVID-19 juga terjadi di Bangladesh diduga dipicu oleh varian Delta.

Juru bicara departemen kesehatan setempat Robed Amin mengatakan, polisi akan dikerahkan untuk menegakkan aturan ketat hingga kemungkinan melibatkan tentara jika benar-benar diperlukan.



Simak Video "Kemenkes Sebut Varian Delta di Indonesia Didominasi AY.23"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)