Selasa, 03 Agu 2021 16:24 WIB

e-Life

WFH dan Belajar dari Rumah Pemicu Masalah Mata

dtv - detikHealth
Jakarta -

Kegiatan yang sebagian besar dilakukan secara online membuat intensitas menatap layar gadget jadi bertambah. Salah satu dampaknya adalah mata jadi cepat lelah.

Dokter spesialis mata, dr. Timmy Budi Yudhantara, SpM mengatakan bahwa salah satu keluhan yang paling sering dialami sejak meningkatnya aktivitas online ini adalah Computer Vision Syndrome. "Dulu dikenal dengan digital eyestrain. Yaitu kumpulan gejala pada mata dan sekitar mata, yang muncul karena penggunaan gadget yang lama. Paling sering itu munculnya mata kering. Efeknya bisa panjang, karena mata kering kemudian nyeri,kemudian sampai merah, kemudian kalau tidak diobati dan dia makin bisa iritasi, kemudian nyeri kepala yang terus-menerus," jelasnya di acara e-Life detikcom.

Untuk mencegah mata lelah akibat terlalu lama menatap layar gadget, dr. Timmy menyarankan untuk selalu ingat berkedip agar mata terlubrikasi dengan baik. Gunakan juga rumus 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatlah 20 detik dengan mengalihkan mata untuk melihat jarak sejauh kurang lebih 20 kaki.

Penggunaan obat tetes mata juga bisa membantu meredakan mata lelah. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa obat tetes mata yang direkomendasikan adalah yang berbahan mirip dengan air mata asli.

"Jadi obat tetes mata yang direkomendasikan untuk kondisi ini adalah obat tetes mata artificial tears. Jadi, yang susunannya mirip dengan air mata kita. Karena kadang-kadang matanya merah, kemudian beli obatnya mengandung antibiotik, mengandung kortikosteroid. Nah, ini tidak pas ya, tidak cocok untuk kondisi mata lelah atau mata kering karena melihat gadget ini," kata dr. Timmy.

Tentunya yang paling penting, cukupi asupan kebutuhan nutrisi sehari-hari yang seimbang. Vitamin A, B, C, E, dan omega 3 penting untuk menjaga kesehatan mata.

(gah/gah)