Jumat, 06 Agu 2021 06:53 WIB

Waspada! Satgas IDI Ingatkan COVID-19 Merayap ke Pedesaan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wajar bila Indonesia dijuluki sebagai episentrum Corona Dunia. Sepekan terakhir tercatat sempat menduduki posisi pertama kasus harian-kematian Corona tertinggi. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengingatkan penularan COVID-19 mulai meluas ke wilayah-wilayah terpencil. Menurutnya, fasilitas kesehatan di daerah tersebut harus disiapkan semaksimal mungkin demi mengantisipasi membludaknya kasus rawat inap COVID-19.

"Pandemi belakangan ini memunculkan tantangan baru: menyiapkan fasilitas kesehatan memadai dengan cepat di daerah terpencil," jelas Zubairi dalam akun Twitter pribadinya Kamis (5/8/2021).

Bukan soal fasilitas kesehatan saja, Zubairi juga menyoroti cakupan vaksinasi COVID-19 yang masih rendah di beberapa wilayah. Hal ini dikhawatirkan memicu situasi lebih buruk seperti apa yang terjadi lebih dulu di pulau Jawa, pasien COVID-19 kritis meningkat drastis.

"Pasalnya COVID-19 mulai merayap ke pedesaan dan pelosok, dengan catatan vaksinasi juga masih sangat minim. Jangan sampai terjadi mimpi buruk berikutnya," sambungnya.

Kasus Corona di Indonesia masih tinggi, ada 518.310 kasus aktif COVID-19 per Kamis (5/8/2021). Dari 248.556 spesimen yang diperiksa, harian positif COVID-19 menembus 35 ribu kasus.

Sementara angka kematian COVID-19 kembali melampaui seribu kasus. Ada 1.747 orang meninggal dunia karena COVID-19, kasus kematian COVID-19 Indonesia tertinggi di dunia, disusul Brasil dengan menyumbang 1.118 kasus.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)