Jumat, 06 Agu 2021 13:36 WIB

Warga DKI dengan Kondisi Ini Bebas Syarat Vaksin COVID-19 saat Aktivitas

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hari ini meninjau vaksinasi tahap 2 di bar Holywings, Jakarta. Foto ilustrasi: Grandyos Zafna
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap beberapa pengecualian terkait syarat vaksinasi bagi warganya yang hendak beraktivitas di tempat umum. Disebutkan, pengecualian ini berlaku bagi penyintas Corona dan warga yang belum bisa menerima vaksin COVID-19 karena alasan medis.

Dua kelompok ini bisa menggantikan syarat vaksin COVID-19 dengan bukti hasil laboratorium atau surat keterangan dokter.

"Bagi warga yang masih dalam masa tenggang 3 bulan pasca terkonfirmasi COVID-19, dapat menunjukkan bukti hasil laboratorium, dan penduduk yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan medis dapat menunjukkan bukti surat keterangan dokter, serta anak-anak kurang dari 12 tahun," ucap Anies Baswedan dalam keterangan tertulis, seperti dikutip detikcom pada Jumat (6/8/2021).

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 966 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19. Syarat vaksin ini dibutuhkan untuk melakukan aktivitas di sejumlah tempat umum, atau sektor-sektor yang telah ditetapkan, dengan minimal telah mendapat dosis pertama vaksin COVID-19.

"Masyarakat yang telah divaksinasi dibuktikan dengan bukti status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI) atau sertifikat vaksinasi yang dikeluarkan oleh pedulilindungi.id," jelas Anies Baswedan.



Simak Video "Komnas KIPI: Efek Vaksin Covid-19 Lebih Banyak Dialami Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)