Kamis, 12 Agu 2021 11:00 WIB

Vaksin COVID-19 Semprotan Hidung Mulai Uji Klinis pada Manusia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Row Covid-19 or Coronavirus vaccine flasks on white background Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/peterschreiber.media
Jakarta -

Dua vaksin virus Corona yang diberikan menggunakan semprotan hidung yang dikembangkan di Thailand akan mulai menjalani uji klinis pada manusia di akhir tahun ini. Wakil juru bicara pemerintah Ratchada Thanadirek mengatakan vaksin tersebut dikembangkan oleh Pusat Nasional untuk Rekayasa Genetika dan Bioteknologi, dengan platform adenovirus dan influenza.

"Setelah melakukan uji coba pada tikus, tahap pertama uji coba pada manusia harus dimulai pada akhir tahun ini, menunggu persetujuan akhir dari regulator makanan dan obat," kata Ratchada yang dikutip dari Khaleej Times, Kamis (12/8/2021).

"Uji coba tersebut juga akan menguji perlindungan terhadap varian Delta. Dengan tahap kedua (uji coba) akan dilaksanakan pada Maret tahun depan dan target produksi untuk penggunaan yang lebih luas pada pertengahan 2022," jelasnya.

Penelitian vaksin yang diberikan menggunakan semprotan hidung atau nasal spray ini telah dilakukan di beberapa negara di dunia. Ini dilakukan karena lapisan hidung telah diidentifikasi sebagai titik masuk utama virus Corona.

Selain vaksin nasal spray ini, Thailand juga mengembangkan dua vaksin COVID-19 lainnya. Pertama yang berbasis mRNA dari Universitas Chulalongkorn dan yang kedua berbahan inactivated virus yang dikembangkan oleh Universitas Mahidol.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)