Kamis, 12 Agu 2021 15:45 WIB

Kapan RI Berikan Booster Vaksin Corona untuk Umum? Pakar: Mungkin Tahun Depan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Ketua ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization) Prof Dr Sri Rezeki S Hadinegoro menegaskan masyarakat belum membutuhkan vaksinasi booster. Pasalnya, kasus kematian para tenaga kesehatan akibat COVID-19 belakangan tercatat lebih dari seribu orang.

Hal ini yang kemudian membuat tenaga kesehatan menjadi prioritas utama mendapat vaksinasi booster. Terlebih mereka masih menghadapi risiko terpapar virus yang sangat tinggi di tengah kasus COVID-19 varian Delta yang makin mendominasi.

Namun, ia tak menampik kemungkinan masyarakat umum mendapat vaksinasi booster, meskipun belum jelas kapan akan diberikan.

"Nah kita-kita yang bukan nakes mungkin belum perlu, kita bisa tunggu mungkin tahun depan," sebut Prof Sri Rezeki, dalam diskusi Antara TV Kamis (12/8/2021).

"Yang penting sekarang nakesnya kita amankan dulu," tegas dia.

Ia meminta para nakes yang sudah mendapat kesempatan vaksinasi booster untuk tidak menunda penyuntikan vaksin COVID-19 ketiga. Hal ini dikarenakan efikasi vaksin Moderna terjamin dalam mencegah COVID-19 varian baru termasuk varian Delta.

"Karena sampai saat ini nakes banyak sekali lebih dari seribu yang meninggal, kan nggak terbayang mereka sangat-sangat berat berhubungan dengan kasus, maka kita harus mempertahankan mereka," sambungnya.

"Jadi para nakes saya harapkan jangan segan-segan dan jangan ragu untuk mendapat Moderna karena itu memang memperkuat kekebalan dan juga mencegah terhadap varian baru terutama Delta," pungkas dia.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)