Senin, 16 Agu 2021 12:15 WIB

Afghanistan Diduduki Taliban, WHO Khawatirkan Kondisi Wanita dan Anak

Firdaus Anwar - detikHealth
Kondisi Afghanistan kian mencekam usai Taliban kuasai sejumlah wilayah. Kekhawatiran akan diberlakukannya keadilan Taliban membuat warga pilih mencari suaka. Foto: AP Photo
Jakarta -

Kabar jatuhnya pemerintahan Afghanistan oleh kelompok Taliban membuat heboh dunia. Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan Taliban telah menang karena berhasil menduduki Kantor Kepresidenan pada Minggu (15/8/2021).

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyorot kondisi kesehatan dan kesejahteraan wanita dan anak-anak perempuan di Afghanistan. Konflik yang terjadi di Afghanistan dikhawatirkan bisa membuat kebutuhan tersebut jadi tidak terpenuhi.

"Dengan terjadinya peristiwa yang sangat memprihatinkan di Afghanistan, kesehatan dan kesejahteraan warga sipil, terutama wanita dan anak perempuan, harus jadi prioritas utama," kata Tedros seperti dikutip dari akun Twitternya, Senin (16/8/2021).

Cuitan Tedros tersebut menyusul video viral seorang perempuan menangis diduga dari Afghanistan. Dalam video sang gadis menyuarakan ketakutannya dilupakan atau tidak dianggap.

"Kami tidak dianggap karena lahir di Afghanistan. Saya tidak bisa menahan tangis. Saya harus menyeka air mata hanya untuk bisa merekam video ini. Tidak ada yang peduli, kami akan mati perlahan dalam sejarah. Lucu bukan?" ujar sang gadis.



Simak Video "Rencana WHO Kirim Pasokan Obat ke Afghanistan "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)