Kamis, 19 Agu 2021 08:37 WIB

Fakta-fakta Vaksin Pfizer yang Tiba 1,5 Juta Dosis di RI Sore Ini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A health care professional prepares a Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine at Sheba Tel Hashomer Hospital in Ramat Gan, Israel, Tuesday, Jan. 12, 2021. Israel has struck a deal with Pfizer, promising to share vast troves of medical data with the drugmaker in exchange for the continued flow of its COVID-19 vaccine. Critics say the deal is raising major ethical concerns, including possible privacy violations and a deepening of the global divide between wealthy countries and poorer populations, including Palestinians in the occupied West Bank and Gaza, who face long waits to be inoculated. (AP Photo/Oded Balilty) Foto: AP/Oded Balilty
Jakarta -

Pemerintah Indonesia akan menerima kedatangan vaksin Pfizer sore ini. Berdasarkan keterangan tim Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), vaksin buatan Amerika Serikat itu akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (19/8/2021) sore.

Adapun jumlah dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang akan diterima sekitar 1.560.780 dosis. Vaksin Pfizer berbasis mRNA ini memiliki efikasi sebesar 95 persen pada kelompok usia dewasa.

Bisa dipakai pada anak

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) mengatakan hasil uji klinis vaksin Pfizer efektif mencegah COVID-19 pada orang berusia 12 tahun ke atas. Efektivitas vaksin juga terlihat pada kelompok lansia 65 tahun ke atas yang memiliki kondisi kesehatan sebelumnya atau komorbid.

"Efikasi vaksin Pfizer untuk usia 19 tahun ke atas mencapai 95 persen. Pada usia 12-15 tahun adalah 100 persen," kata Kepala BPOM Penny K Lukito.

Efek samping vaksin Pfizer

Hasil uji klinis menunjukkan bahwa efek samping usai penyuntikan vaksin Pfizer cenderung ringan. Kejadian reaksi yang paling sering dilaporkan, yang biasanya berlangsung beberapa hari adalah:

  • nyeri di tempat suntikan
  • kelelahan
  • sakit kepala
  • nyeri otot
  • menggigil
  • nyeri sendi
  • demam.

Sebagai catatan, lebih banyak orang mengalami efek samping ini setelah menerima dosis kedua daripada dosis pertama, jadi penting bagi penyedia dan penerima vaksinasi untuk berharap bahwa mungkin ada beberapa efek samping setelah dosis kedua.

Ampuh terhadap varian Delta

Dalam sebuah studi, vaksin Pfizer ampuh melawan varian Delta (B1617.2) setelah pemberian dua dosis. Disebutkan, vaksin Pfizer/Biontech COVID-19 memiliki efektivitas 96 persen dalam mencegah rawat inap akibat varian Delta setelah 2 dosis.

Vaksin ini juga mampu melawan varian Kappa (B1617.1) yang pertama kali ditemukan di India.



Simak Video "RI Kembali Terima Pasokan Vaksin Pfizer, Jumlahnya Hampir 1,2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)