Jumat, 20 Agu 2021 08:12 WIB

Diprioritaskan untuk Dewasa-Ibu Hamil, Ini Efek Samping Vaksin Pfizer

Ayunda Septiani - detikHealth
Facebook Larang Akun yang Menjatuhkan Reputasi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: ABC Australia)
Jakarta -

Sebanyak 1.560.780 dosis vaksin Pfizer tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (19/8/2021). Sama seperti vaksin COVID-19 lainnya, vaksin Pfizer juga memiliki efek samping.

Jutaan dosis ini merupakan kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-38 di Indonesia, atau tahap perdana dari kedatangan vaksin khusus Pfizer di Tanah Air yang akan dialokasikan untuk program vaksin nasional.

Seperti diketahui, vaksin Pfizer sudah mendapatkan emergency use of authorization (EUA) Juli lalu dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Rabu (13/7/2021) lalu.

Vaksin ini disebut memiliki nilai efikasi sampai 95,5 persen pada usia 16 tahun ke atas dan 100 persen pada usia 12-15 tahun berdasarkan uji klinis fase 3. Vaksin Pfizer juga memiliki efikasi yang tinggi dalam mencegah gegala dan perawatan akibat varian Delta dalam uji klinis di Chili.

Bagaimana efek sampingnya?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengatakan, reaksi efek samping vaksin Pfizer yang dilaporkan bersifat ringan. Dalam uji klinis, reaksi yang sering timbul pada penerima Pfizer adalah sebagai berikut:

  • Nyeri pada tempat suntikan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Demam

"Secara umum keamanan vaksin ini dapat ditoleransi," ungkap Kepala BPOM Penny K Lukito, menjelaskan efek samping vaksin Pfizer, dalam siaran pers penerbitan Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Pfizer, Juli 2021.



Simak Video "Fenomena Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)