Jumat, 20 Agu 2021 21:45 WIB

BPJS Kesehatan Siapkan Tempat Isolasi COVID untuk Pegawai & Keluarga

Yudistira Imandiar - detikHealth
BPJS Kesehatan Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

BPJS Kesehatan mengalihgunakan sementara gedung Corporate University menjadi tempat isolasi bagi pegawai dan tenaga alih daya (TAD) BPJS Kesehatan beserta keluarganya yang terkonfirmasi positif COVID-19. Terdapat 74 kamar untuk menampung pasien.

"Lonjakan kasus COVID-19 tersebut berdampak terhadap penuhnya rumah sakit dan fasilitas-fasilitas isolasi yang disediakan oleh pemerintah. Banyak akhirnya masyarakat yang harus melaksanakan isoman di rumah. Oleh karena itu, kami siapkan fasilitas isoman khusus ini bagi pegawai dan TAD BPJS Kesehatan maupun keluarganya yang tinggal serumah, tidak memiliki komorbid, dan bergejala ringan atau tanpa gejala," ungkap Direktur Utama BPJS KesehatanAli Ghufron Mukti dalam keterangan tertulis, Jumat (20/8/2021).

Ghufron mengatakan Gedung Corporate University BPJS Kesehatan dipilih menjadi lokasi isolasi COVID-19 lantaran fasilitas belajar dan pelatihan pegawai tersebut nyaris tidak pernah digunakan selama pandemi COVID-19.

"Semoga dengan tersedianya fasilitas isoman sebanyak 74 kamar di Gedung Corporate University tersebut dapat mendukung pegawai, TAD maupun keluarga yang terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga dapat memperoleh fasilitas yang layak untuk melakukan isoman," jelas Ghufron.

Ghufron menyampaikan pihaknya berharap penyediaan fasilitas isoman ini juga dapat mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi, serta membantu fasilitas kesehatan agar tidak kewalahan dalam menangani pasien COVID-19.

Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto menerangkan penyediaan fasilitas isoman tersebut merupakan bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjamin seluruh pegawainya. Ia menyatakan fasilitas isoman hanyalah upaya mitigasi risiko, karena harapannya ruangan tidak terisi penuh.

"Justru jika gedung untuk isoman tersebut kosong, artinya manajemen berhasil melaksanakan protokol kesehatan sejak dini. Besar harapan kami protokol kesehatan tetap diprioritaskan di lingkungan kerja maupun lingkungan keluarga pegawai BPJS Kesehatan," tutur Achmad.

Direktur Peringatan Dini BNPB, Afrial Rosya menyampaikan pelaksanaan isolasi mandiri diatur dalam SOP yang dibentuk Satgas COVID-19. Dalam SOP tersebut, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, di antaranya akses keamanan, kenyamanan pasien dan tenaga medis, serta pengolahan limbah infeksius pasca perawatan.

"Semoga fasilitas isolasi mandiri di Gedung Corporate University BPJS Kesehatan dapat difungsikan dengan sebaik-baiknya," kata Afrial.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor drg. Mike Kaltarina menilai lokasi Gedung Corporate University yang terletak di wilayah Kabupaten Bogor memudahkan akses bagi pegawai, TAD maupun keluarga yang berada di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya untuk melakukan isolasi.

"Kami apresiasi langkah BPJS Kesehatan yang telah peduli terhadap kebutuhan pegawai, TAD, dan beserta keluarganya melalui penyediaan fasilitas isoman ini. Kami berharap, hal ini bisa diikuti oleh instansi-instansi lain, termasuk yang berada di wilayah Kabupaten Bogor," ujar drg. Mike.



Simak Video "Satgas soal Laporan Kasus Covid-19 di RSCM: Ada Sedikit Peningkatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)