Senin, 23 Agu 2021 07:00 WIB

Deddy Corbuzier Diberi Dexamethasone saat Kritis Akibat COVID-19, Obat Apa Itu?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

Deddy Corbuzier positif Corona hingga sempat kritis dan berisiko tinggi meninggal akibat COVID-19. Dirinya mengalami peradangan di paru akibat badai sitokin. Bahkan, dr Gunawan, salah satu dokter yang merawat Deddy Corbuzier menjelaskan peradangannya terus meningkat berdasarkan hasil pemeriksaan lab.

Karenanya, dr Gunawan memberikan obat steroid, dexamethasone untuk menekan peradangan demi mencegah kerusakan di paru lebih meluas. Meskipun, obat dexamethasone dianjurkan bagi pasien yang mengalami penurunan saturasi oksigen.

"Pedoman yang ada adalah untuk steroid kita berikan jika pasien desaturasi, di penelitian skala besar-nya, pemberian dexamethasone pada pasien dengan COVID-19 itu dianjurkan kalau ada saturasi oksigennya yang mulai turun," sebut dr Gunawan, dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Senin (23/8/2021).

"Tapi kalau kita menunggu seperti itu, recovery phase-nya lama lagi," sembari menegaskan treatment penggunaan obat terhadap setiap pasien berbeda-beda.

Apa itu dexamethasone?

Dexamethasone adalah obat steroid yang digunakan untuk pasien COVID-19 bergejala berat atau kritis. Obat ini tidak ditujukan untuk pasien gejala ringan.

Hal ini dikarenakan dexamethasone menekan sistem imun kekebalan tubuh. Pada pasien COVID-19 bergejala berat, ada peradangan akibat reaksi sistem imun yang berlebihan, seperti yang dialami Deddy Corbuzier.

"WHO tidak menyarankan penggunaan obat kortikosteroid (jenis-jenis obat seperti dexamethasone -red) pada pasien dengan gejala COVID-19 ringan. Kecuali bila pasien diketahui sudah menggunakan obat sejenis sebelumnya," tulis WHO.

Sementara ahli penyakit dalam yang juga dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, sempat mewanti-wanti obat steroid dexamethasone sebagai obat keras. Menggunakan obat ini wajib dengan resep dokter. Ada beberapa efek samping yang bisa timbul seperti berikut.

  • Tekanan darah naik
  • Tingginya gula darah
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Tulang keropos dalam jangka waktu panjang.

Hal yang sama juga ditekankan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi. Pemakaian dexamethasone selama pengobatan pasien Corona wajib dengan resep dokter. Jika tidak terpantau, malah bisa menimbulkan masalah baru seperti misalnya kasus mucormycosis 'jamur hitam' yang banyak terjadi di India.

"Penggunaan obat kortisteroid seperti dexamethasone dalam jangka panjang dan lama bisa (jadi pemicu mucormycosis). Kalau penggunaan dexamethasone tidak berdasarkan pengawasan dokter," jelas dia saat dihubungi beberapa waktu lalu.

(naf/up)