Jumat, 27 Agu 2021 11:30 WIB

Bukan DKI, Ini Satu-satunya Zona Hijau COVID-19 di Indonesia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Bangkok, Thailand - Mar 2020 : Crowd of unrecognizable business people wearing surgical mask for prevent coronavirus Outbreak in rush hour working day on March 18, 2020 at Bangkok transportation Bukan DKI, ini satu-satunya wilayah zona hijau COVID-19 di Indonesia. (Foto ilustrasi: Getty Images/Tzido)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut kasus Corona di DKI Jakarta sudah berada di zona hijau. Bahkan, diklaim mencapai herd immunity karena vaksinasi dosis pertama sudah melampaui 100 persen.

"Alhamdulillah Jakarta sudah masuk zona hijau dan sudah memenuhi herd immunity," kata Riza saat meninjau sentra vaksinasi di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, seperti diberitakan Antara, Minggu (22/8/2021).

Jika dilihat dari laporan Satgas COVID-19 mingguan soal zonasi risiko, satu-satunya wilayah zona hijau COVID-19 adalah Papua Barat yaitu Pegunungan Arfak. Seluruh kabupaten/kota di Indonesia sudah terdampak COVID-19.

Sementara wilayah DKI Jakarta masih berada di zona oranye hingga zona kuning. Jakarta Timur masih berada di zona risiko dengan penularan COVID-19 sedang.

Sementara lima wilayah lainnya berada di zona risiko kuning atau risiko COVID-19 sudah di tahap rendah. Di mana saja?

- Jakarta Pusat
- Jakarta Barat
- Jakarta Utara
- Kepulauan Seribu
- Jakarta Selatan

Terpisah, catatan corona.jakarta.go.id menunjukkan zona merah COVID-19 hanya tersisa satu titik di DKI Jakarta, yaitu Kelurahan Petojo Selatan, RT 009, RW 008 di Jakarta Pusat.

Berdasarkan laporan DKI Jakarta periode 24 Agustus hingga 30 Agustus, zona oranye didominasi Jakarta Timur dengan 13 RT, dan Jakarta Selatan melaporkan 9 RT.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)