Rabu, 01 Sep 2021 09:31 WIB

Satgas Sebut Persentase Kasus Kematian Corona RI Konsisten di Atas Dunia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Angka pasien COVID-19 yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri meningkat. Tim Lapor COVID-19 mencatat hingga Minggu (11/7) terdapat 450 orang meninggal. COVID-19 di Indonesia. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan persentase kasus sembuh Corona di Indonesia sudah mengalami perbaikan. Namun, kasus kematiannya masih di atas persentase secara global.

"Sayangnya, persentase kematian di Indonesia masih konsisten berada di atas persentase kematian dunia sejak Juli 2020," kata Wiku dalam konferensi pers BNPB, Selasa (31/8/2021).

Menurut Wiku, per tanggal 29 Agustus 2021, persentase kasus kematian Corona di Indonesia berada pada angka 3,24 persen. Sedangkan persentase kasus kematian secara global adalah 2,08 persen.

Lebih lanjut, Wiku menjelaskan 10 provinsi di Indonesia yang menyumbang kasus kematian Corona terbanyak selama sepekan terakhir, sebagai berikut.

  • Jawa Timur: 1.214 kasus
  • Jawa Barat: 922 kasus
  • Jawa Tengah: 530 kasus
  • Bali: 329 kasus
  • Sumatera Utara: 222 kasus
  • Kalimantan Timur: 213 kasus
  • DI Yogyakarta: 206 kasus
  • Riau: 193 kasus
  • Lampung: 179 kasus
  • Kalimantan Selatan: 150 kasus.

"Kesepuluh provinsi ini menyumbangkan 75 persen dari total kematian nasional pada minggu ini," ucap Wiku.

Selain menjadi penyumbang kasus kematian terbanyak, Wiku mengatakan 9 dari 10 provinsi ini juga menjadi penyumbang kasus aktif dan kasus sembuh terbanyak sepekan terakhir.

Melihat angka kesembuhan yang tinggi, Wiku menilai provinsi-provinsi tersebut sudah mampu meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah mereka. Sementara kasus kematian yang masih tinggi kemungkinan disebabkan oleh masih banyaknya warga yang melakukan isolasi mandiri, sehingga tidak tertangani dengan tepat.

"Jadi kualitas pelayanan kesehatan di provinsi tersebut sudah ditingkatkan, namun kematian belum dapat ditekan," tuturnya.



Simak Video "COVID-19 di Indonesia Bisa Mereda Tahun 2022 Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)