Jumat, 03 Sep 2021 10:00 WIB

Jalan-jalan Pakai Kartu Vaksin Palsu Eh Ketahuan Gegara Typo Vaksin 'Maderna'

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menurut peneliti, vaksin buatan Modern Inc dikabarkan mampu untuk menangkal COVID-19 varian Delta. Ilustrasi vaksin Moderna. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Seorang wanita ketahuan memakai kartu vaksin COVID-19 palsu saat bepergian ke Hawaii. Pasalnya, keterangan jenis vaksin COVID-19 yang tertera di kartu tersebut salah ketik, dari harusnya vaksin Moderna, menjadi vaksin Maderna.

Untuk masuk Hawaii, para pelancong diharuskan menjalani karantina selama 10 hari dan mengunggah kartu vaksinasi ke program Safe Travels. Wanita berusia 24 tahun ini tiba di Honolulu, Hawaii, 23 Agustus lalu dengan penerbangan Southwest Airlines, dan aksi memalsukan kartu vaksin sudah dicurigai sejak kedatangan, oleh para petugas bandara.

"Pemeriksa bandara menemukan typo di kartu vaksin yang mencurigakan, seperti vaksin Moderna menjadi Maderna, dan mereka juga curiga keterangan lokasi vaksinasi-nya jauh dari alamat domisili," jelas Wilson Lau, seorang agen khusus dengan divisi investigasi jaksa agung Hawaii, menulis dalam email ke seorang pejabat Delaware yang mengkonfirmasi bahwa tidak ada catatan vaksinasi untuk wanita tersebut atas nama dan tanggal lahirnya.

Email tersebut akhirnya masuk dalam dokumen yang diajukan di pengadilan. Wanita pemalsu kartu vaksin COVID-19 ini akhirnya didakwa dengan dua pelanggaran ringan aturan darurat di Hawai terkait COVID-19.

Dia ditahan dengan jaminan 2.000 US$ sampai seorang hakim membebaskannya pada sidang Rabu kemarin, dan menjadwalkan sidang lain dalam tiga minggu ke depan.

"Selain kartu yang mencurigakan, pihak berwenang menetapkan bahwa informasi perjalanan yang dia berikan mencantumkan bahwa dia akan menginap di Waikiki Holiday Inn tetapi tidak menyertakan nomor reservasi dan informasi penerbangan kembali," kata dokumen pengadilan.

Petugas setempat, Lou, mengatakan mencari wanita tersebut di Facebook dan menemukan foto yang menunjukkan tato khas di daerah pinggul kirinya.

Tato itu membantu pihak berwenang menemukan lokasi wanita berada yaitu di konter Southwest Airlines. Ia diketahui mencoba meninggalkan Honolulu lebih awal pada 28 Agustus, demikian lapor dokumen pengadilan.

Lou menunjukkan ID dan kartu vaksinasinya kepada petugas, yang memberitahunya bahwa dia ditangkap karena memalsukan dokumen vaksinasi.

Kasus serupa ternyata tidak hanya terjadi pada wanita asal Illnois. Pengunjung lain ke Hawaii telah ditangkap karena kartu vaksinasi palsu, termasuk seorang ayah dan anak dari California yang belakangan sudah diselidiki lebih lanjut.



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)